Renungan 7 Oktober 2010 - Pdt. Eddy Tatimu
1 Yohanes 3:18
“Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran.”
BETAPA BESARNYA PERBEDAAN ANTARA MEMBERI NASIHAT DAN MENGULURKAN TANGAN
Mendefinisikan suatu masalah atau berteori tentang solusi-solusi adalah satu hal, namun benar-benar menyelesaikan masalah itu adalah hal yang sangat berbeda! Haleluyah.
Kamis, 07 Oktober 2010
Rabu, 06 Oktober 2010
Renungan 06 Oktober 2010
Renungan 5 Oktober 2010 - Pdt. Eddy Tatimu
Filipi 4:11
“Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan.”
RASA BERSALAH ADALAH MENCEMASKAN MASA LALU. KEKHWATIRAN ADALAH MENCEMASKAN MASA DEPAN. KEPUASAN ADALAH MENIKMATI MASA KINI.
Jikalau anda mulai merisaukan sesuatu, bukannya percaya bahwa Tuhan mengendalikan segalanya, ingatlah bahwa Tuhan yang maha bijaksana tahu bahwa kekhwatiran anda sia-sia dan konyol, seperti seorang anak kecil berusia enam tahun yang mencemaskan bagaimana masa depannya, bagaimana nanti ia kuliah dan sebagainya. Amin!
Filipi 4:11
“Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan.”
RASA BERSALAH ADALAH MENCEMASKAN MASA LALU. KEKHWATIRAN ADALAH MENCEMASKAN MASA DEPAN. KEPUASAN ADALAH MENIKMATI MASA KINI.
Jikalau anda mulai merisaukan sesuatu, bukannya percaya bahwa Tuhan mengendalikan segalanya, ingatlah bahwa Tuhan yang maha bijaksana tahu bahwa kekhwatiran anda sia-sia dan konyol, seperti seorang anak kecil berusia enam tahun yang mencemaskan bagaimana masa depannya, bagaimana nanti ia kuliah dan sebagainya. Amin!
Selasa, 05 Oktober 2010
Renungan 05 Oktober 2010
Renungan 6 Oktober 2010 - Pdt. Eddy Tatimu
Yohanes 12:43
“Sebab mereka lebih suka akan kehormatan manusia daripada kehormatan Allah.”
ORANG YANG MELEPAS SATU GRAM PRINSIP DEMI SATU KILO POPULARITAS ADALAH ORANG YANG DITIPU HABIS-HABISAN
Sanjungan adalah pedang bermata dua: dusta dan manipulasi. Pujian yang tulus selalu benar, namun menyanjung-nyanjung berarti mengatakan kepada seseorang sesuatu yang tidak benar dengan harapan mendapatkan rasa suka mereka. Yang tidak disadari orang yang menyanjung-nyanjung, tentu saja, adalah bahwa dengan setiap kebohongan, ia mengurangi nilai dirinya sendiri. Akhirnya kata-katanya tidak bermakna dan sanjungannya terdengar hampa, bahkan bagi orang yang disanjung.
Jadilah orang yang memiliki prinsip – orang yang selalu mengatakan kebenaran, dengan kasih. Amin.
Yohanes 12:43
“Sebab mereka lebih suka akan kehormatan manusia daripada kehormatan Allah.”
ORANG YANG MELEPAS SATU GRAM PRINSIP DEMI SATU KILO POPULARITAS ADALAH ORANG YANG DITIPU HABIS-HABISAN
Sanjungan adalah pedang bermata dua: dusta dan manipulasi. Pujian yang tulus selalu benar, namun menyanjung-nyanjung berarti mengatakan kepada seseorang sesuatu yang tidak benar dengan harapan mendapatkan rasa suka mereka. Yang tidak disadari orang yang menyanjung-nyanjung, tentu saja, adalah bahwa dengan setiap kebohongan, ia mengurangi nilai dirinya sendiri. Akhirnya kata-katanya tidak bermakna dan sanjungannya terdengar hampa, bahkan bagi orang yang disanjung.
Jadilah orang yang memiliki prinsip – orang yang selalu mengatakan kebenaran, dengan kasih. Amin.
Senin, 04 Oktober 2010
Renungan 04 Oktober 2010
Renungan 4 Oktober 2010 - Pdt. Eddy Tatimu
Amsal 29:23
“Keangkuhan merendahkan orang, tetapi orang yang rendah hati, menerima pujian.”
SEBAGIAN BESAR BAYANGAN KEHIDUPAN INI KARENA SESEORANG BERDIRI DI CAHAYANYA SENDIRI
Bahkan ketika seseorang tampaknya sukses melakukan hal-hal besar bagi Tuhan, ia dapat merasa tidak diberkati. Bila itu terjadi, harga dirilah yang biasanya bekerja. Orang itu ingin Tuhan menggunakan dia dengan cara yang istimewa, untuk kemuliaannya sendiri, tanpa menyadari bahwa pemenuhan sejati ada dalam membiarkan Tuhan menggunakan kita menurut cara apa saja yang Ia inginkan, untuk kemuliaan-Nya. Haleluyah!
Amsal 29:23
“Keangkuhan merendahkan orang, tetapi orang yang rendah hati, menerima pujian.”
SEBAGIAN BESAR BAYANGAN KEHIDUPAN INI KARENA SESEORANG BERDIRI DI CAHAYANYA SENDIRI
Bahkan ketika seseorang tampaknya sukses melakukan hal-hal besar bagi Tuhan, ia dapat merasa tidak diberkati. Bila itu terjadi, harga dirilah yang biasanya bekerja. Orang itu ingin Tuhan menggunakan dia dengan cara yang istimewa, untuk kemuliaannya sendiri, tanpa menyadari bahwa pemenuhan sejati ada dalam membiarkan Tuhan menggunakan kita menurut cara apa saja yang Ia inginkan, untuk kemuliaan-Nya. Haleluyah!
Jumat, 01 Oktober 2010
Renungan 01 Oktober 2010
Renungan 1 Oktober 2010 - Pdt. Eddy Tatimu
Yakobus 3:2
“Sebab kita semua bersalah dalam banyak hal; barangsiapa tidak bersalah dalam perkataannya, ia adalah orang sempurna, yang dapat juga mengendalikan seluruh tubuhnya.”
PERCAKAPAN KITA SERINGKALI MERUPAKAN DRAF PERTAMA – BANYAK YANG MASIH HARUS DIKOREKSI
Tidak mudah mengendalikan lidah kita. Sepatah kata yang sembrono dapat menimbulkan efek yang jauh jangkauannya. Sebaliknya sepatah kata yang hati-hati akan membawa keuntungan! Amin.
Yakobus 3:2
“Sebab kita semua bersalah dalam banyak hal; barangsiapa tidak bersalah dalam perkataannya, ia adalah orang sempurna, yang dapat juga mengendalikan seluruh tubuhnya.”
PERCAKAPAN KITA SERINGKALI MERUPAKAN DRAF PERTAMA – BANYAK YANG MASIH HARUS DIKOREKSI
Tidak mudah mengendalikan lidah kita. Sepatah kata yang sembrono dapat menimbulkan efek yang jauh jangkauannya. Sebaliknya sepatah kata yang hati-hati akan membawa keuntungan! Amin.
Kamis, 30 September 2010
Renungan 30 September 2010
Renungan 30 September 2010 - Pdt. Eddy Tatimu
Yohanes 11:25-26
“Jawab Yesus:”Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati, dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya.”
KEMATIAN BUKANLAH TITIK MELAINKAN KOMA DALAM KISAH KEHIDUPAN
Apapun agama dan kepercayaan anda, kematian adalah sesuatu yang akan anda hadapi – dengan atau tanpa harapan akan kehidupan kekal.
Yang benar-benar menakjubkan bagi mereka yang percaya kepada Kristus Yesus adalah harapan akan kehidupan kekal yang Ia berikan, yaitu yang memberikan harapan pada kehidupan mereka sehari-hari. Bila kehidupan kekal adalah harapan anda, anda dapat menghadapi setiap hari dengan sukacita. Amin.
Yohanes 11:25-26
“Jawab Yesus:”Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati, dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya.”
KEMATIAN BUKANLAH TITIK MELAINKAN KOMA DALAM KISAH KEHIDUPAN
Apapun agama dan kepercayaan anda, kematian adalah sesuatu yang akan anda hadapi – dengan atau tanpa harapan akan kehidupan kekal.
Yang benar-benar menakjubkan bagi mereka yang percaya kepada Kristus Yesus adalah harapan akan kehidupan kekal yang Ia berikan, yaitu yang memberikan harapan pada kehidupan mereka sehari-hari. Bila kehidupan kekal adalah harapan anda, anda dapat menghadapi setiap hari dengan sukacita. Amin.
Rabu, 29 September 2010
Renungan 29 September 2010
Renungan 29 September 2010 - Pdt. Eddy Tatimu
Yohanes 12:26
“Barangsiapa melayani Aku, ia harus mengikut Aku dan di mana Aku berada, di situ pun pelayan-Ku berada. Barangsiapa melayani Aku, ia akan dihormati Bapa.”
MENGETAHUI KEHENDAK TUHAN ADALAH PENGETAHUAN TERBESAR, MENEMUKAN KEHENDAK TUHAN ADALAH PENEMUAN TERBESAR, DAN MELAKUKAN KEHENDAK TUHAN ADALAH PRESTASI TERBESAR
Bagi seseorang apapun status sosialnya dalam masyarakat, keputusan untuk melakukan kehendak Tuhan adalah yang membuat perbedaan kekal dalam hidupnya. Amin!
Yohanes 12:26
“Barangsiapa melayani Aku, ia harus mengikut Aku dan di mana Aku berada, di situ pun pelayan-Ku berada. Barangsiapa melayani Aku, ia akan dihormati Bapa.”
MENGETAHUI KEHENDAK TUHAN ADALAH PENGETAHUAN TERBESAR, MENEMUKAN KEHENDAK TUHAN ADALAH PENEMUAN TERBESAR, DAN MELAKUKAN KEHENDAK TUHAN ADALAH PRESTASI TERBESAR
Bagi seseorang apapun status sosialnya dalam masyarakat, keputusan untuk melakukan kehendak Tuhan adalah yang membuat perbedaan kekal dalam hidupnya. Amin!
Langganan:
Postingan (Atom)
