Renungan 22 Jun 2012 - Pdt. Eddy Tatimu
Mazmur 25:6
"Ingatlah segala rahmat-Mu dan kasih setia-Mu, ya TUHAN, sebab semuanya itu sudah ada sejak purbakala."
RAHMAT DAN KASIH SETIANYA TELAH MENGELUARKAN ANDA DARI NERAKA DAN MEMBERI ANDA SORGA
Seringkali manusia dalam ketakutannya menyangka bahwa tekanan dan pencobaan yang melanda hidupnya disebabkan mereka telah jauh dari rahmat dan kasih setia Tuhan, pandangan yang demikian menyebabkan manusia gampang frustrasi. Sesungguhnya, setiap kali anda berbuat dosa dan mohon ampun pada-Nya, maka Dia adalah setia dan mau mengampuni kesalahan anda dan menyucikan anda dari segala kejahatan - 1 Yoh 1:9. Sebab Rahmat dan Kasih setia-Nya kekal selamanya. Hanya satu hal yang perlu, bahwa manusia harus bertobat dari berbuat dosa. Amin!
Jumat, 22 Juni 2012
Kamis, 21 Juni 2012
Renungan 21 Juni 2012
Renungan 21 Juni 2012 - Pdt. Eddy Tatimu
Mazmur 25:4-5
"Beritahukanlah jalan-jalan-Mu kepadaku, ya TUHAN, tunjukkanlah itu kepadaku.
Bawalah aku berjalan dalam kebenaran-Mu dan ajarlah aku, sebab Engkaulah Allah yang menyelamatkan aku, Engkau kunanti-nantikan sepanjang hari."
KESUNGGUHAN HATI YANG MENGASIHI ALLAH ADALAH KEINGINAN YANG TULUS INGIN BERJALAN DALAM SELURUH KEBENARAN-NYA
Bagi Daud, tidak ada yang lebih di nanti-nantikan selain berjalan bersama TUHAN didalam semua kebenaran-Nya. Sebab dalam pengalaman hidupnya, dia mengalami begitu banyak campur tangan TUHAN yang telah menyelamatkan dia dari bahaya maut. Pengalaman itulah yang telah terukir begitu dalam, dalam hati dan pikirannya, bahwa sesungguhnya, TUHAN yang dia sembah adalah HIDUP dan BERKUASA. Maka dari itu, dengan tidak menganggap dirinya sendiri sebagai raja yang besar dan sangat di hormati orang, dia sendiri bahkan telah merendahkan dirinya sedemikian rupa dibawa tangan TUHAN yang berkuasa atas alam semesta dan menyerahkan hidupnya dalam tuntunan ALLAH YANG MAHA KUASA.
Kalau Raja Daud saja begitu rendah hati dengan tidak menganggap dirinya sendiri berarti dihadapan TUHAN, bagaimana dengan anda? "Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya." 1 Petrus 5:6. Amin!
Mazmur 25:4-5
"Beritahukanlah jalan-jalan-Mu kepadaku, ya TUHAN, tunjukkanlah itu kepadaku.
Bawalah aku berjalan dalam kebenaran-Mu dan ajarlah aku, sebab Engkaulah Allah yang menyelamatkan aku, Engkau kunanti-nantikan sepanjang hari."
KESUNGGUHAN HATI YANG MENGASIHI ALLAH ADALAH KEINGINAN YANG TULUS INGIN BERJALAN DALAM SELURUH KEBENARAN-NYA
Bagi Daud, tidak ada yang lebih di nanti-nantikan selain berjalan bersama TUHAN didalam semua kebenaran-Nya. Sebab dalam pengalaman hidupnya, dia mengalami begitu banyak campur tangan TUHAN yang telah menyelamatkan dia dari bahaya maut. Pengalaman itulah yang telah terukir begitu dalam, dalam hati dan pikirannya, bahwa sesungguhnya, TUHAN yang dia sembah adalah HIDUP dan BERKUASA. Maka dari itu, dengan tidak menganggap dirinya sendiri sebagai raja yang besar dan sangat di hormati orang, dia sendiri bahkan telah merendahkan dirinya sedemikian rupa dibawa tangan TUHAN yang berkuasa atas alam semesta dan menyerahkan hidupnya dalam tuntunan ALLAH YANG MAHA KUASA.
Kalau Raja Daud saja begitu rendah hati dengan tidak menganggap dirinya sendiri berarti dihadapan TUHAN, bagaimana dengan anda? "Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya." 1 Petrus 5:6. Amin!
Rabu, 20 Juni 2012
Renungan 20 Juni 2012
Renungan 20 Juni 2012 - Pdt. Eddy Tatimu
Mazmur 25:3
"Ya, semua orang yang menantikan Engkau takkan mendapat malu; yang mendapat malu ialah mereka yang berbuat khianat dengan tidak ada alasannya."
BERHARAP KEPADA TUHAN TAK PERNAH MENGECEWAKAN
Menantikan Tuhan bagi sebagian orang adalah pekerjaan yang melelahkan dan membosankan. Mengapa demikian? Banyak faktor yang menyebabkannya. Tapi pada dasarnya karena mereka tidak sabar dan kurang mengerti apa arti menantikan Tuhan. Tetapi bagi anda yang sudah pernah mengalami pertolongan dalam menantikan Tuhan alias BERDOA jangan pernah surut semangat anda dalam berdoa, sebab dalam menantikan Tuhan, anda tidak akan mendapat malu, artinya anda akan memperoleh jawaban yang memuaskan dari Tuhan. Amin!
Mazmur 25:3
"Ya, semua orang yang menantikan Engkau takkan mendapat malu; yang mendapat malu ialah mereka yang berbuat khianat dengan tidak ada alasannya."
BERHARAP KEPADA TUHAN TAK PERNAH MENGECEWAKAN
Menantikan Tuhan bagi sebagian orang adalah pekerjaan yang melelahkan dan membosankan. Mengapa demikian? Banyak faktor yang menyebabkannya. Tapi pada dasarnya karena mereka tidak sabar dan kurang mengerti apa arti menantikan Tuhan. Tetapi bagi anda yang sudah pernah mengalami pertolongan dalam menantikan Tuhan alias BERDOA jangan pernah surut semangat anda dalam berdoa, sebab dalam menantikan Tuhan, anda tidak akan mendapat malu, artinya anda akan memperoleh jawaban yang memuaskan dari Tuhan. Amin!
Selasa, 19 Juni 2012
Renungan 19 Juni 2012
Renungan 19 Juni 2012 - Pdt. Eddy Tatimu
Daniel 12:4
"Tetapi engkau, Daniel, sembunyikanlah segala firman itu, dan meteraikanlah Kitab itu sampai pada akhir zaman; banyak orang akan menyelidikinya, dan pengetahuan akan bertambah."
KITAB YANG TERMETERAI ITU AKAN TERSINGKAP DAN BANYAK RAHASIA DAN PENGETAHUAN AKAN TERBUKA, DAN KITAB ITU ADALAH ALKITAB YANG TAK PERNAH SALAH
Alkitab adalah Kitab yang terajaib di dunia dari dahulu sampai dunia binasa. Sebab hanya kitab ini yang mengungkapkan segala rahasia terciptanya dunia dengan segala isinya, hingga kesudahan dunia ini, sampai datangnya Dunia Baru, Yerusalem Baru, Sorga yang Kekal. Inilah Buku yang paling Ajaib yang ada di tangan anda. Dan Kitab inilah yang paling banyak dibaca oleh manusia, baik yang percaya kepadanya ataupun yang anti kepada Kitab tersebut. Apa yang membuat Kitab ini Ajaib? Perhatikan : APA YANG DIKATAKAN DALAM ALKITAB SEMUA AKAN TERGENAPKAN. Ini bukan Kitab ramalan, juga bukan kitab Primbon, tapi ini adalah FIRMAN-NYA ALLAH, yang tidak pernah salah, dimana semua yang dikatakan-Nya pasti terjadi. Haleluyah! ALKITAB adalah harta terbesar yang diberikan kepada Anda sebagai milik pusaka yang tak ternilai. Amin!
Daniel 12:4
"Tetapi engkau, Daniel, sembunyikanlah segala firman itu, dan meteraikanlah Kitab itu sampai pada akhir zaman; banyak orang akan menyelidikinya, dan pengetahuan akan bertambah."
KITAB YANG TERMETERAI ITU AKAN TERSINGKAP DAN BANYAK RAHASIA DAN PENGETAHUAN AKAN TERBUKA, DAN KITAB ITU ADALAH ALKITAB YANG TAK PERNAH SALAH
Alkitab adalah Kitab yang terajaib di dunia dari dahulu sampai dunia binasa. Sebab hanya kitab ini yang mengungkapkan segala rahasia terciptanya dunia dengan segala isinya, hingga kesudahan dunia ini, sampai datangnya Dunia Baru, Yerusalem Baru, Sorga yang Kekal. Inilah Buku yang paling Ajaib yang ada di tangan anda. Dan Kitab inilah yang paling banyak dibaca oleh manusia, baik yang percaya kepadanya ataupun yang anti kepada Kitab tersebut. Apa yang membuat Kitab ini Ajaib? Perhatikan : APA YANG DIKATAKAN DALAM ALKITAB SEMUA AKAN TERGENAPKAN. Ini bukan Kitab ramalan, juga bukan kitab Primbon, tapi ini adalah FIRMAN-NYA ALLAH, yang tidak pernah salah, dimana semua yang dikatakan-Nya pasti terjadi. Haleluyah! ALKITAB adalah harta terbesar yang diberikan kepada Anda sebagai milik pusaka yang tak ternilai. Amin!
Jumat, 15 Juni 2012
Renungan 15 Juni 2012
Renungan 15 Juni 2012 - Pdt. Eddy Tatimu
Daniel 11:32
"Dan orang-orang yang berlaku fasik terhadap Perjanjian akan dibujuknya sampai murtad dengan kata-kata licin; tetapi umat yang mengenal Allahnya akan tetap kuat dan akan bertindak."
PENGENALAN AKAN TUHAN AKAN MEMPERKUAT KITA UNTUK MENANGGUNG TEKANAN BADAI-BADAI KEHIDUPAN
Kalau kita sungguh-sungguh mengenal Allah, maka kita diberi Roh Pengertian untuk memahami, mampu membedakan, mengetahui secara menyeluruh, merasakan dengan jelas, serta memiliki pemahaman yang jelas tentang arti sesuatu. Pengertian akan memberi kemampuan kepada kita untuk melihat tangan Allah yang tersembunyi di dalam gangguan-gangguan dan ketidakadilan, sehingga kita akan dapat menanggapinya dengan benar. Sebab tanpa pengertian tentang jalan-jalan Allah, kita akan menanggapi gangguan-gangguan tersebut dengan keliru dan kemudian menjadi pahit hati. Belajarlah kenal dan mengerti tentang Allah, dan itu akan mendatangkan kekuatan. Amin!
Daniel 11:32
"Dan orang-orang yang berlaku fasik terhadap Perjanjian akan dibujuknya sampai murtad dengan kata-kata licin; tetapi umat yang mengenal Allahnya akan tetap kuat dan akan bertindak."
PENGENALAN AKAN TUHAN AKAN MEMPERKUAT KITA UNTUK MENANGGUNG TEKANAN BADAI-BADAI KEHIDUPAN
Kalau kita sungguh-sungguh mengenal Allah, maka kita diberi Roh Pengertian untuk memahami, mampu membedakan, mengetahui secara menyeluruh, merasakan dengan jelas, serta memiliki pemahaman yang jelas tentang arti sesuatu. Pengertian akan memberi kemampuan kepada kita untuk melihat tangan Allah yang tersembunyi di dalam gangguan-gangguan dan ketidakadilan, sehingga kita akan dapat menanggapinya dengan benar. Sebab tanpa pengertian tentang jalan-jalan Allah, kita akan menanggapi gangguan-gangguan tersebut dengan keliru dan kemudian menjadi pahit hati. Belajarlah kenal dan mengerti tentang Allah, dan itu akan mendatangkan kekuatan. Amin!
Kamis, 14 Juni 2012
Renungan 14 Juni 2012
Renungan 14 Juni 2012 - Pdt. Eddy Tatimu
Pengkhotbah 12:13
"Akhir kata dari segala yang didengar ialah: takutlah akan Allah dan berpeganglah pada perintah-perintah-Nya, karena ini adalah kewajiban setiap orang."
YANG TERUTAMA DALAM HIDUP INI ADALAH PERCAYA PADA FIRMAN-NYA
Sekali lagi, bahwa kekuatan kita hanyalah Firman Allah. Yesus bersabda :"Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah."
Sebagaimana manusia hidup memerlukan makanan; demikianlah rohani kita memerlukan makanan juga, yaitu Firman Allah, supaya memperoleh kekuatan untuk menghadapi kehidupan, baik kehidupan yang penuh dengan tantangan ini, maupun kehidupan kekal yang akan datang. Santaplah ( baik mendengar atau membacanya )Firman Allah sebanyak mungkin selama masih ada kesempatan. Sebab akan tiba saatnya nanti, "Mereka akan mengembara dari laut ke laut dan menjelajah dari utara ke timur untuk mencari firman TUHAN, tetapi tidak mendapatnya." Amos 8:12. Saudara, jangan sia-siakan kesempatan yang ada. Amin!
Pengkhotbah 12:13
"Akhir kata dari segala yang didengar ialah: takutlah akan Allah dan berpeganglah pada perintah-perintah-Nya, karena ini adalah kewajiban setiap orang."
YANG TERUTAMA DALAM HIDUP INI ADALAH PERCAYA PADA FIRMAN-NYA
Sekali lagi, bahwa kekuatan kita hanyalah Firman Allah. Yesus bersabda :"Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah."
Sebagaimana manusia hidup memerlukan makanan; demikianlah rohani kita memerlukan makanan juga, yaitu Firman Allah, supaya memperoleh kekuatan untuk menghadapi kehidupan, baik kehidupan yang penuh dengan tantangan ini, maupun kehidupan kekal yang akan datang. Santaplah ( baik mendengar atau membacanya )Firman Allah sebanyak mungkin selama masih ada kesempatan. Sebab akan tiba saatnya nanti, "Mereka akan mengembara dari laut ke laut dan menjelajah dari utara ke timur untuk mencari firman TUHAN, tetapi tidak mendapatnya." Amos 8:12. Saudara, jangan sia-siakan kesempatan yang ada. Amin!
Rabu, 13 Juni 2012
Renungan 13 Juni 2012
Renungan 13 Juni 2012 - Pdt. Eddy Tatimu
Lukas 8:18
"Karena itu, perhatikanlah cara kamu mendengar. Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, dari padanya akan diambil, juga apa yang ia anggap ada padanya."
SUPAYA ANDA DAPAT MENGERTI DENGAN BENAR, PERHATIKANLAH DENGAN SAKSAMA CARA ANDA MENDENGAR
Ada beberapa sarana komunikasi yang dipakai oleh manusia dalam menyatakan sesuatu. Salah satunya adalah dengan cara verbal, melalui perkataan. Kalau cara kita mendengar keliru, maka maksud tujuan dari penyampaian berita yang kita terima juga akan keliru. Oleh sebab itu, Yesus menekankan supaya kita MEMPERHATIKAN CARA kita MENDENGAR, agar Firman Allah yang disampaikan dapat kita terima, mengerti dengan benar, dan diterapkan juga dengan benar. Inilah mata rantai yang harus diperhatikan untuk dapat melakukan Firman Allah dengan benar. Amin!
Lukas 8:18
"Karena itu, perhatikanlah cara kamu mendengar. Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, dari padanya akan diambil, juga apa yang ia anggap ada padanya."
SUPAYA ANDA DAPAT MENGERTI DENGAN BENAR, PERHATIKANLAH DENGAN SAKSAMA CARA ANDA MENDENGAR
Ada beberapa sarana komunikasi yang dipakai oleh manusia dalam menyatakan sesuatu. Salah satunya adalah dengan cara verbal, melalui perkataan. Kalau cara kita mendengar keliru, maka maksud tujuan dari penyampaian berita yang kita terima juga akan keliru. Oleh sebab itu, Yesus menekankan supaya kita MEMPERHATIKAN CARA kita MENDENGAR, agar Firman Allah yang disampaikan dapat kita terima, mengerti dengan benar, dan diterapkan juga dengan benar. Inilah mata rantai yang harus diperhatikan untuk dapat melakukan Firman Allah dengan benar. Amin!
Langganan:
Postingan (Atom)
