Rabu, 11 Juli 2012
Renungan 11 Juli 2012
Renungan 11 Juli 2012 - Pdt. Eddy Tatimu
Matius 5:23-24
"Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau, tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu."
SIA-SIALAH SEMUA KORBAN YANG DIPERSEMBAHKAN KEPADA TUHAN, KALAU DALAM HATI ANDA ADA KEMARAHAN, KEBENCIAN, DENDAM, KEPAHITAN KEPADA ORANG LAIN WALAUPUN HANYA SETITIK SAJA
"Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan." Amsal 4:23
Waktu anda mempersembahkan korban, entah itu korban pujian, persembahan, tatangan, yang PERTAMA dilihat Allah bukan KORBANmu, tetapi HATImu, apakah anda mempersembahkannya dengan tulus, dengan hati yang bersih, dengan sukacita, tidak ada perselisihan; kalau anda melakukannya dengan hati yang tidak bernoda, YESUS berkata, korbanmu itu diterima. Sebab itu hindarilah selalu perselisihan diantara saudara-saudaramu, supaya setiap korban yang anda persembahkan menyenangkan hati TUHAN ALLAH mu. Amin!
Selasa, 10 Juli 2012
Renungan 10 Juli 2012
Renungan 10 Juli 2012 - Pdt. Eddy Tatimu
Matius 5:21-22
"Kamu telah mendengar yang difirmankan kepada nenek moyang kita: Jangan membunuh; siapa yang membunuh harus dihukum.
Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum; siapa yang berkata kepada saudaranya: Kafir! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala."
DASAR KEHIDUPAN ORANG PERCAYA ADALAH KASIH, TIDAK LEBIH DAN TIDAK KURANG
"Kasih menutupi banyak sekali dosa" 1 Petrus 4:8. Oleh sebab itu tingkatkanlah terus kualitas kasih anda terhadap saudara-saudaramu, sehingga mencapai tingkat kasih Allah yaitu kasih Agape. Kasih yang tanpa pamrih, yang hanya memberi. Kasih seperti yang diuraikan dalam 1 Korintus 13:4-8a. Sebab Allah adalah Kasih - 1 Yoh 4:8. Amin!
Senin, 09 Juli 2012
Renungan 9 Juli 2012
Renungan 9 Juli 2012 - Pdt. Eddy Tatimu
Matius 5:20
"Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga."
HIDUP DALAM KEBENARAN ADALAH PASPORT MASUK DALAM KERAJAAN SORGA
Kehidupan keagamaan orang Farisi adalah: puasa 2 kali seminggu, memberi perpuluhan dengan jujur - Lukas 18:12; tetapi mereka telah mengabaikan hukum Taurat : keadilan dan belas kasihan dan kesetiaan - Mat. 23:23b. Itulah yang Yesus maksudkan, kalau kehidupan rohani kita tidak melebihi kehidupan keagamaan orang Farisi, tidak akan masuk kedalam Kerjaan sorga. Tiliklah kehidupan rohani anda, sudah sampai ditahap mana? Sudahkah melebihi kehidupan keagamaan orang Farisi? Adakah anda berpuasa? Mengambalikan milik Tuhan? Berkeadilan, belas kasihan dan apakah anda masih setia? Inilah kelebihan-kelebihan yang harus anda miliki supaya anda dikenan Tuhan. Amin!
Jumat, 06 Juli 2012
Renungan 6 Juli 2012
Renungan 6 Juli 2012 - Pdt. Eddy Tatimu
Matius 5:16
"Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga."
KEHIDUPAN ORANG PERCAYA HARUS SELALU MEMANCARKAN KRISTUS MELALUI PERBUATAN-PERBUATANNYA YANG TERPUJI
Sebagai perenungan kita di akhir pekan ini, apakah yang sudah kita lakukan sepanjang minggu ini telah mencerminkan bahwa sesungguhnya kita adalah pengikut Kristus? Atau jangan-jangan segala perbuatan kita telah mempermalukan Tuhan? Renungkanlah! Tuhan mengasihi anda! Amin.
Kamis, 05 Juli 2012
Renungan 4 Juli 2012
Renungan 4 Juli 2012 - Pdt. Eddy Tatimu
Matius 7:20
"Jadi dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka."
APA YANG NAMPAK DARI LUAR TIDAK MENCERMINKAN APA YANG ADA DI DALAM, SEBAB YANG DI LUAR HANYALAH TOPENG UNTUK MENUTUPI APA YANG SEBENARNYA ADA DI DALAM
Bagaimanakah anda dapat mengenal seseorang? Bukanlah apa yang nampak dari luar, tetapi dari perbuatannyalah anda dapat mengenal dia. Serapih-rapihnya seseorang menutupi keberadaannya yang sesungguhnya, sekali waktu akan kelihatan, siapa dia sebenarnya, yaitu melalui perbuatannya. Yesus katakan bahwa bukan apa yang masuk kedalam seseorang yang menajiskan, melainkan apa yang keluar - Markus 7:15. Sebab dari dalam, dari hati orang timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan, perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu,, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan - Markus 7:21-22. Jadi dari buah-buah inilah anda akan mengenal mereka, siapa dia sebenarnya. Amin!
Renungan 5 Juli 2012
Renungan 5 Juli 2013 - Pdt. Eddy Tatimu
Matius 5:13
"Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang."
APALAH ARTINYA HIDUP INI KALAU KEBAIKAN ANDA TIDAK DAPAT DIRASAKAN OLEH ORANG LAIN
Karakteristik garam adalah: berwarna putih, pemberi rasa dan sebagai pengawet. Secara rohani berarti: hidup anda harus kudus/suci, memberi dampak kepada orang lain melalui perbuatan dan tingkah laku anda serta, setiap tutur kata anda dapat dipercaya, awet dan bertahan lama. Itulah sebutan Yesus kepada anda. "Kamu adalah Garam". Bukan lagi "menjadi garam". Oleh sebab itu, perhatikanlah hidupmu dengan seksama, bagaimana seharusnya anda bertingkah, berbicara, berbuat dan berprilaku, semuanya itu harus dapat memberi dampak yang positif kepada orang lain. Puji Tuhan! Haleluyah! Amin!
Selasa, 03 Juli 2012
Renungan 3Juli 2012
Renungan 3 Juli 2012 - Pdt. Eddy Tatimu
Matius 7:18
"Tidak mungkin pohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik, ataupun pohon yang tidak baik itu menghasilkan buah yang baik."
HATI YANG BAIK AKAN MENGHASILKAN PERBUATAN YANG TERPUJI; SEBALIKNYA HATI YANG MEMBUAT RANCANGAN YANG JAHAT, AKAN MENGHANCURKAN DIRI SENDIRI
Sejak dunia dijadikan sampai dunia berakhir, kebaikan selalu muncul sebagai pemenang. Sepintar-pintar manusia mengakali dengan rancangan dan siasat, sekali kelak kebaikan jugalah yang akan nampak. Oleh sebab itu, latihlah dirimu selalu berbuat kebaikan, sekalipun ada saat-saat iblis datang membisikan supaya anda berbuat yang tidak baik, tapi lawanlah dia dengan Firman ini :"Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah." Galatia 6:9 Anak-anak Tuhan ibarat pohon yang baik, yang menghasilkan buah yang baik, itulah yang Tuhan inginkan dari setiap orang percaya, sebab setiap buah yang anda hasilkan harus memberi pertangungan jawab kepada Dia sebagai Hakim yang Adil, "Demikianlah setiap orang di antara kita akan memberi pertanggungan jawab tentang dirinya sendiri kepada Allah." Roma 14:12. Amin!
Langganan:
Postingan (Atom)
