Rabu, 29 Januari 2014
Renungan 29 Januari 2014
Renungan 29 Januari 2014 - Pdt. Eddy Tatimu
Matius 6:1
"Ingatlah, jangan kamu melakukan kewajiban agamamu di hadapan orang supaya dilihat mereka, karena jika demikian, kamu tidak beroleh upah dari Bapamu yang di sorga."
APA YANG HARUS ANDA LAKUKAN SEBAGAI KEWAJIBAN AGAMA ANDA, TAK PERLU DIPAMERKAN DI HADAPAN MANUSIA
Manusia seringkali melakukan kewajiban agama seperti memberi sumbangan, bantuan dan beberapa bentuk pertolongan lainnya kepada orang lain, umumnya secara demonstratif, dihadapan orang-orang, supaya dia di puji, di hormati, di sanjung-sanjung. Yesus katakan "JANGAN LAKUKAN DEMIKIAN". Sebab dengan demikian anda sudah menerima upahnya. Dan anda tidak akan menerima upah dari Bapamu yang di sorga. Bukankah sia-sia perbuatan orang yang demikian, karena hanya mendapat pujian dari manusia, tetapi tidak mendapat upah dan penghargaan dari Allah Bapa yang di sorga? Renungkanlah! Haleluyah! Amin.
Selasa, 28 Januari 2014
Renungan 28 Januari 2014
Renungan 28 Januari 2014 - Pdt. Eddy Tatimu
Filipi 4:4
"Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!"
SUKACITA YANG SESUNGGUHNYA DATANGNYA DARI DALAM, DARI HATI ANDA
Sukacita dalam Tuhan berbeda dengan bersenang-senang. Tidak semua kesenangan adalah sukacita dari Tuhan. Ada orang senang berjudi, senang mabuk-mabukan, senang berzinah, senang berbohong dan lain sebagainya, itu semua bukan sukacita yang sesungguhnya. Jadi sukacita yang dari Tuhan adalah sukacita yang datang dari dalam hati tanpa terpengaruh oleh keadaan apapun yang dari luar. Sukacita yang demikianlah yang Tuhan mau ada dalam hidup anda senantiasa. Mulailah bersukacita dalam Tuhan! Amin.
Senin, 27 Januari 2014
Renungan 27 Januari 2014
Renungan 27 januari 2014 - Pdt. Eddy Tatimu
Filipi 4:13
"Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku."
ALLAH SANGGUP MELAKUKAN SEGALA HAL, KARENA DIA ADALAH ALLAH YANG MAHA KUASA
Paulus dalam suratnya kepada jemaat di Filipi menulis, bahwa dia berpengalaman dalam hal kekurangan maupun kelimpahan, dalam hal kenyang maupun kelaparan, menghadapi situasi yang demikian, Paulus tidak stres, dia tidak putus asa, dia tidak kehilangan akal. Sebaliknya dengan iman dan keyakinan yang sungguh, dia menyerahkan semua persoalan yang dia hadapi kepada Tuhan. Dia tidak bimbang akan pemeliharaan Allah, dan memang demikian, Tuhan pelihara Paulus dalam pelayanannya. Bahkan ketika surat ini ditulis dari dalam penjara dia penuh dengan sukacita. Sebab dia benar-benar mengalami sukacita dari Tuhan yang selalu memberikan kekuatan kepadanya.
Kalau anda hari ini barangkali diliputi dengan kesedihan dan putus asa, bertindaklah dengan iman, tanggungkanlah semua persoalan anda kepada Tuhan, dan anda akan mengalami kekuatan yang heran dari Dia. Amin!
Sabtu, 25 Januari 2014
Renungan 24 Januari 2014
Renungan 24 Januari 2014 - Pdt. Eddy Tatimu
Yunus 4:4
"Tetapi firman TUHAN: "Layakkah engkau marah?"
MARAH? KEPADA SIAPAKAH ANDA MARAH? PANTASKAH ANDA MARAH?
Nabi Yunus marah kepada Tuhan, hanya karena Tuhan mengampuni dosa orang-orang Niniwe. Tuhan bertanya kepada Yunus:" layakkah engkau marah?" Bukankah orang-orang Niniwe adalah manusia yang diciptakan Allah juga, tidakkah mereka memerlukan keselamatan pula?
Tidakkah hal yang sama sering terjadi dalam hidup anda? Anda protes kepada Tuhan hanya karena Tuhan memberkati orang lain yang "menurut anda" orang tersebut tidak layak diberkati. Sekiranya demikian adanya, jawablah pertanyaan Tuhan tersebut diatas:" Layakkah engkau marah?" Haleluyah!
Kamis, 23 Januari 2014
Renungan 23 Januari 2014
Renungan 23 Januari 2014 - Pdt. Eddy Tatimu
Markus 11:25-26
"Dan jika kamu berdiri untuk berdoa, ampunilah dahulu sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang, supaya juga Bapamu yang di sorga mengampuni kesalahan-kesalahanmu."
(Tetapi jika kamu tidak mengampuni, maka Bapamu yang di sorga juga tidak akan mengampuni kesalahan-kesalahanmu.)
AMPUNILAH MAKA ANDAPUN AKAN DI AMPUNI
Memang berat mengampuni seseorang yang pernah begitu menyakiti anda. Tapi Yesus mengajarkan kita, ampunilah supaya Bapamu dalam sorga mengampuni anda. Yesuspun telah dianiaya begitu rupa, bahkan dipakukan sampai mati di atas kayu salib, tetapi Dia berdoa: " Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat." Praktekkanlah Firman Allah ini, supaya doamu dijawab. Amin
Renungan 22 Januari 2014
Renungan 22 Januari 2014 - Pdt. Eddy Tatimu
2 Korintus 7:10
"Sebab dukacita menurut kehendak Allah menghasilkan pertobatan yang membawa keselamatan dan yang tidak akan disesalkan, tetapi dukacita yang dari dunia ini menghasilkan kematian."
SIA-SIALAH ORANG YANG SELALU MERASA BENAR SENDIRI DAN TIDAK PERNAH MAU MENYESALI AKAN DOSA- DOSANYA
Dukacita yang sebenarnya adalah kalau anda menyesali akan seluruh kesalahan dan dosa anda, dan itulah dukacita "menurut kehendak Allah". Dukacita yang demikianlah yang akan membawa pertobatan. Dan jika anda mau menangisi dosa anda dibawa kaki Tuhan dan mohon ampun pada-Nya, anda akan di ampuni. Yesus bersabda :"Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur." Matius 5:4. Dukacita yang Yesus maksudkan adalah menyesali dan berduka akan dosa-dosa anda, maka anda akan di ampuni. Malapetaka dan bencana alam yang menimpa kita semua akhir-akhir ini, adalah bentuk kasih Allah bagi kita semua untuk menyadari dan menyesali dosa dan kesalahan kita, supaya kita bertobat dan dapat menerima pengampunan dari Tuhan. SADAR DAN BERTOBATLAH. Kiranya Tuhan berbelas kasihan kepada anda! Amin.
Senin, 20 Januari 2014
Renungan 20 Januari 2014
Renungan 20 Januari 2014 - Pdt. Eddy Tatimu
Zefanya 1:14
"Sudah dekat hari TUHAN yang hebat itu, sudah dekat dan datang dengan cepat sekali! Dengar, hari TUHAN pahit, pahlawanpun akan menangis."
MENJELANG HARI TUHAN, AKAN DIDAHULUI OLEH BENCANA ALAM, KELAPARAN, KRISIS MONETER, POLITIK DAN EKONOMI
Dunia akan diguncang dengan berbagai kesusahan dan kesukaran diberbagai bidang. Manusia akan mengalami berbagai macam tantangan dan kesulitan hidup, keadaan demikian akan berlanjut terus sampai tiba Hari Tuhan yang dahsyat itu. 2 Petrus 3:10-11 melukiskan Hari Tuhan atau Hari Pehukuman itu demikian :"Tetapi hari Tuhan akan tiba seperti pencuri. Pada hari itu langit akan lenyap dengan gemuruh yang dahsyat dan unsur-unsur dunia akan hangus dalam nyala api, dan bumi dan segala yang ada di atasnya akan hilang lenyap. Jadi, jika segala sesuatu ini akan hancur secara demikian, betapa suci dan salehnya kamu harus hidup." Bersiagalah senantiasa, supaya kamu selamat. Amin!
Langganan:
Postingan (Atom)
