Renungan 10 Maret 2010
MENGENAL KEBENARAN ALLAH - Pdt. Eddy Tatimu
Mazmur 66:12
“Engkau telah membiarkan orang-orang melintasi kepala kami, kami telah menempuh api dan air, tetapi Engkau telah mengeluarkan kami sehingga bebas.”
Dalam salah satu pembelaan diri dari Ayub, dia berkata: “Karena Ia tahu jalan hidupku; seandainya Ia menguji aku, aku akan timbul seperti emas.” Ayub 23:10 (baca).
Permasalahan hidup ini anda dapat menanggulanginya hanya apabila anda mengenal kebenaran-kebenaran utama tentang Allah. Beberapa diantaranya :
Allah tidak mencobai siapapun – Yakobus 1:13 (baca) Allah seringkali mengijinkan iblis untuk mencobai manusia dengan berbagai macam pencobaan untuk mencapai tujuan-Nya sendiri, supaya anda menjadi sempurna. Tetapi Allah sendiri bukan pencetus kejahatan. Perhatikan apa yang dikatakan oleh Rasul Yakobus “Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan. Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun.” Yakobus 1:2-4 (baca).
Allah mengatasi segala pencobaan – 1 Korintus 10:13 (baca) Ia dapat menggunakan setiap pencobaan untuk kebaikan anda sendiri. Sehingga melalui pencobaan itu, anda kemelihat kebesaran-Nya dan memuliakan-Nya.
Allah dapat dipercaya – Ibrani 13:5 (baca). Pada saat pencobaan menimpa anda, kesedihan dan kepedihan meliputi anda, percayalah Allah telah berjanji bahwa Ia tak akan pernah meninggalkan anda sendirian. Haleluyah.
Jika anda mengerti akan kebenaran-kebenaran ini semua, anda harus dengan tegas membuat keputusan untuk percaya kepada Allah, tak peduli apapun yang datang menimpa anda atau apapun yang anda rasakan. peganglah janji-Nya. Amin.
Rabu, 10 Maret 2010
Selasa, 09 Maret 2010
Renungan 9 Maret 2010
Renungan 09 Maret 2010
TANGGAPAN TERHADAP PENDERITAAN
Ayub 2:10 - Pdt. Eddy Tatimu
“Tetapi jawab Ayub kepadanya:”Engkau berbicara seperti perempuan gila! Apakah kita mau menerima yang baik dari Allah, tetapi tidak mau menerima yang buruk?” Dalam kesemuanya itu Ayub tidak berbuat dosa dengan bibirnya.”
Mungkin anda adalah salah satu dari orang-orang yang berpikir bahwa menjadi orang Kristen maka segala pencobaan dan penderitaan akan berlalu melewati anda, sehingga pada saat masalah itu datang menimpa anda, anda menjadi terkejut dan bingung.
Pemikiran demikian, yaitu jika kehidupan anda baik maka anda akan mendapat kekebalan terhadap kesulitan dalam kehidupan, demikian meresap dalam pemikiran kebanyakan orang percaya. Sehingga banyak orang melakukan apa saja sampai tragedi menimpa mereka, karena mereka berpikir mereka akan luput dari bencana karena mereka baik. Ini terjadi karena mungkin secara tak sadar banyak orang Kristen beranggapan bahwa mereka yang berbedikasi akan kebal terhadap bencana – seperti istri Ayub.
Keyakinan yang salah ini muncul tatkala malapetaka menimpa mereka. Lalu mereka menjadi tawar hati, dan bahkan menolak Allah. Tetapi seperti sebuah lirik lagu yang diciptakan oleh Pdt. Don Leonardo “Tak pernah Dia berjanji hidupku takan berduri, tak pernah Dia janji lautan tenang.......dst”. Tuhan mau campur tangan atau tidak itu tergantung dari kemurahan hati-Nya semata-mata – Roma 9:15-16 “Sebab Ia berfirman kepada Musa:”Aku akan menaruh belas kasihan kepada siapa Aku mau menaruh belas kasihan dan Aku akan bermurah hati kepada siapa Aku mau bermurah hati.” Jadi hal itu tidak tergantung pada kehendak orang atau usaha orang, tetapi kepada kemurahan hati Allah.”
Oleh sebab itu, kalau anda mengerti sifat dan tujuan Allah kepada kehidupan manusia, maka tanggapan anda terhadap penderitaan dan pencobaan serta dampak-dampaknya akan menajdi berbeda. Amin.
TANGGAPAN TERHADAP PENDERITAAN
Ayub 2:10 - Pdt. Eddy Tatimu
“Tetapi jawab Ayub kepadanya:”Engkau berbicara seperti perempuan gila! Apakah kita mau menerima yang baik dari Allah, tetapi tidak mau menerima yang buruk?” Dalam kesemuanya itu Ayub tidak berbuat dosa dengan bibirnya.”
Mungkin anda adalah salah satu dari orang-orang yang berpikir bahwa menjadi orang Kristen maka segala pencobaan dan penderitaan akan berlalu melewati anda, sehingga pada saat masalah itu datang menimpa anda, anda menjadi terkejut dan bingung.
Pemikiran demikian, yaitu jika kehidupan anda baik maka anda akan mendapat kekebalan terhadap kesulitan dalam kehidupan, demikian meresap dalam pemikiran kebanyakan orang percaya. Sehingga banyak orang melakukan apa saja sampai tragedi menimpa mereka, karena mereka berpikir mereka akan luput dari bencana karena mereka baik. Ini terjadi karena mungkin secara tak sadar banyak orang Kristen beranggapan bahwa mereka yang berbedikasi akan kebal terhadap bencana – seperti istri Ayub.
Keyakinan yang salah ini muncul tatkala malapetaka menimpa mereka. Lalu mereka menjadi tawar hati, dan bahkan menolak Allah. Tetapi seperti sebuah lirik lagu yang diciptakan oleh Pdt. Don Leonardo “Tak pernah Dia berjanji hidupku takan berduri, tak pernah Dia janji lautan tenang.......dst”. Tuhan mau campur tangan atau tidak itu tergantung dari kemurahan hati-Nya semata-mata – Roma 9:15-16 “Sebab Ia berfirman kepada Musa:”Aku akan menaruh belas kasihan kepada siapa Aku mau menaruh belas kasihan dan Aku akan bermurah hati kepada siapa Aku mau bermurah hati.” Jadi hal itu tidak tergantung pada kehendak orang atau usaha orang, tetapi kepada kemurahan hati Allah.”
Oleh sebab itu, kalau anda mengerti sifat dan tujuan Allah kepada kehidupan manusia, maka tanggapan anda terhadap penderitaan dan pencobaan serta dampak-dampaknya akan menajdi berbeda. Amin.
Minggu, 07 Maret 2010
Renungan 8 Maret 2010
Renungan 08 Maret 2010
JANGAN KAGET AKAN PENCOBAAN - Pdt. Eddy Tatimu
Yohanes 16:33
“Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.”
Kagetkah anda?
Ditengah-tengah kesibukan dan hiruk-pikuknya pekerjaan sehari-hari, kemudian datang pencobaan, seringkali kita menjadi bingung tidak karuan oleh gangguan yang datang mendadak itu. Tetapi Firman Allah hari ini memberitahukan anda bahwa anda seharusnya tidak perlu terkejut dengan pencobaan tersebut. Ujian dan pencobaan seharusnya jangan pernah membuat anda terhenyak. kita hidup di tengah-tengah dunia yang tidak bersahabat, penuh dosa dan kotor. Ada panas dan kekeringan, hujan dan banjir, sehat dan penyakitan, makanan dan kelaparan. Inilah dunia yang kita diami!
kita mempunyai lawan – Iblis – yang disebut “Penguasa Dunia” – Yohanes 12:31. Dan Allah sekarang membiarkan taktik iblis itu berlanjut terus, diarahkan kepada umat manusia. Dan kuasa dosa dan Setan, secara bersama-sama membengkokkan sifat dan prilaku kita, menyulut segala macam kejahatan, kebencian, ketamakan, fitnah.
Anda harus menyadari akan hal ini. Dan camkan apa yang Yesus katakan :”Dalam dunia ini kamu menderita penganiayaan”. Jika anda menderita, anda barangkali menjadi bingung, tetapi jangan kaget, sebab “Tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.” Haleluyah. Puji Tuhan! Amin.
JANGAN KAGET AKAN PENCOBAAN - Pdt. Eddy Tatimu
Yohanes 16:33
“Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.”
Kagetkah anda?
Ditengah-tengah kesibukan dan hiruk-pikuknya pekerjaan sehari-hari, kemudian datang pencobaan, seringkali kita menjadi bingung tidak karuan oleh gangguan yang datang mendadak itu. Tetapi Firman Allah hari ini memberitahukan anda bahwa anda seharusnya tidak perlu terkejut dengan pencobaan tersebut. Ujian dan pencobaan seharusnya jangan pernah membuat anda terhenyak. kita hidup di tengah-tengah dunia yang tidak bersahabat, penuh dosa dan kotor. Ada panas dan kekeringan, hujan dan banjir, sehat dan penyakitan, makanan dan kelaparan. Inilah dunia yang kita diami!
kita mempunyai lawan – Iblis – yang disebut “Penguasa Dunia” – Yohanes 12:31. Dan Allah sekarang membiarkan taktik iblis itu berlanjut terus, diarahkan kepada umat manusia. Dan kuasa dosa dan Setan, secara bersama-sama membengkokkan sifat dan prilaku kita, menyulut segala macam kejahatan, kebencian, ketamakan, fitnah.
Anda harus menyadari akan hal ini. Dan camkan apa yang Yesus katakan :”Dalam dunia ini kamu menderita penganiayaan”. Jika anda menderita, anda barangkali menjadi bingung, tetapi jangan kaget, sebab “Tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.” Haleluyah. Puji Tuhan! Amin.
Sabtu, 06 Maret 2010
Renungan 6 Maret 2010
Renungan 06 Maret 2010 - Pdt. Eddy Tatimu
2 Korintus 1:3-5
“Terpujilah Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, Bapa yang penuh belas kasihan dan Allah sumber segala penghiburan, yang menghibur kami dalam segala penderitaan kami, sehingga kami sanggup menghibur mereka, yang berada dalam bermacam-macam penderitaan dengan penghiburan yang kami terima sendiri dari Allah. Sebab sama seperti kami mendapat bagian berlimpah-limpah dalam kesengsaraan Kristus, demikian pula oleh Kristus kami menerima penghiburan berlimpah-limpah.”
Yesus Kristus mengalami kehinaan, sengsara, penderitaan bahkan sampai pada kematian, semata-mata supaya anda diampuni dari dosa dan diselamatkan dari maut. Setiap hari Ia mengulurkan tangan-Nya kepada anda untuk menenangkan goncangan jiwa anda yang tergetar, pikiran anda yang kacau, mimpi-mimpi anda yang buyar, dan hati anda yang kecewa.Tetapi seringkali anda tidak menyadari akan hal ini, atau kalau anda menyadarinya, anda merasa Tuhan begitu jauh dari anda dan tidak terjangkau. Firman Tuhan berkata demikian :”Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, janganlah takut dan jangan gemetar karena mereka, sebab TUHAN Allahmu, Dialah yang berjalan menyertai engkau; Ia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau.” Ulangan 30:6. Ini adalah janji yang luar biasa. dan Dia tentunya akan menepatinya. Melalui Roh Kudus sang Penghiburlah yang akan membantu dan menolong anda.
Bila anda patah semangat, Roh Kudus tahu bagaimana akan membangkitkan kembali semangat anda. Apabila anda sedang bersusah hati, Dia tahu bagaimana caranya menghibur anda, sebab Dia adalah Penghibur yang sejati, dan Dia bekerja untuk menghibur dan menolong anda melalui setiap pencobaan dan malapetaka. Amin.
2 Korintus 1:3-5
“Terpujilah Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, Bapa yang penuh belas kasihan dan Allah sumber segala penghiburan, yang menghibur kami dalam segala penderitaan kami, sehingga kami sanggup menghibur mereka, yang berada dalam bermacam-macam penderitaan dengan penghiburan yang kami terima sendiri dari Allah. Sebab sama seperti kami mendapat bagian berlimpah-limpah dalam kesengsaraan Kristus, demikian pula oleh Kristus kami menerima penghiburan berlimpah-limpah.”
Yesus Kristus mengalami kehinaan, sengsara, penderitaan bahkan sampai pada kematian, semata-mata supaya anda diampuni dari dosa dan diselamatkan dari maut. Setiap hari Ia mengulurkan tangan-Nya kepada anda untuk menenangkan goncangan jiwa anda yang tergetar, pikiran anda yang kacau, mimpi-mimpi anda yang buyar, dan hati anda yang kecewa.Tetapi seringkali anda tidak menyadari akan hal ini, atau kalau anda menyadarinya, anda merasa Tuhan begitu jauh dari anda dan tidak terjangkau. Firman Tuhan berkata demikian :”Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, janganlah takut dan jangan gemetar karena mereka, sebab TUHAN Allahmu, Dialah yang berjalan menyertai engkau; Ia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau.” Ulangan 30:6. Ini adalah janji yang luar biasa. dan Dia tentunya akan menepatinya. Melalui Roh Kudus sang Penghiburlah yang akan membantu dan menolong anda.
Bila anda patah semangat, Roh Kudus tahu bagaimana akan membangkitkan kembali semangat anda. Apabila anda sedang bersusah hati, Dia tahu bagaimana caranya menghibur anda, sebab Dia adalah Penghibur yang sejati, dan Dia bekerja untuk menghibur dan menolong anda melalui setiap pencobaan dan malapetaka. Amin.
Jumat, 05 Maret 2010
Renungan 5 Maret 2010
Renungan 05 Maret 2010
OVERCOME THE WORLD - Pdt. Eddy Tatimu
Yohanes 16:30-32
“Sekarang kami tahu, bahwa Engkau mengetahui segala sesuatu dan tidak perlu orang bertanya kepada-Mu. Karena itu kami percaya, bahwa Engkau datang dari Allah.” Jawab Yesus kepada mereka:”Percayakah kamu sekarang? Lihatlah, saatnya datang, bahkan sudah datang, bahwa kamu dicerai-beraikan masing-masing ke tempatnya sendiri dan kamu meninggalkan Aku seorang diri. Namun Aku tidak seorang diri, sebab Bapa menyertai Aku.”
Yesus membuat sebuah pernyataan yang sangat mengejutkan murid-murid-Nya. Mereka tidak siap mendengarkan pernyataan seperti itu, tetapi Yesus tahu bahwa para murid itu benar-benar sudah tahu siapa Dia sebenarnya mereka berkata:”Kami percaya, bahwa Engkau datang dari Allah.” Melalui pernyataan murid-murid ini Yesus lalu membuat satu stament :”....kamu akan dicerai-beraikan masing-masing ke tempatnya sendiri, dan kamu meninggalkan Aku seorang diri. Namun Aku tidak seorang diri, sebab Bapa menyertai Aku.”
Yesus akan ditangkap, disiksa dan akhirnya dibunuh, sebab itulah prosesi keselamatan yang harus dijalankan-Nya dalam rencana Penebusan yang Mulia. Tetapi rencana penebusan ini tidak termasuk menghindarkan para murid dari segala bentuk penderitaan dan tekanan kehidupan sebagai anak-anak Allah dari realitas permasalahan duniawi. Yesus memaparkannya ketika Ia berkata :”Dalam dunia kamu menderita penganiayaan.” Yohanes 16:33.
Tak lama kemudian penderitaan Salib harus Ia pikul. Bagaimana Ia bertahan terhadap siksaan seperti itu? Kehidupan-Nya melekat kuat dalam rencana Bapa-Nya, bukan dalam hal-hal duniawi. Yesus tidak kuatir dengan tuduhan palsu orang-orang. Dia pun tidak bisa jatuh oleh peradilan atau penganiayaan duniawi. Sebab “Ia telah mengalahkan dunia.”
Ketika pencobaan datang menimpa anda, tahukah anda, apakah perkataan Pribadi-Nya kepada anda? Simak ini :”Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.” – Yohanes 16:33. Amin.
OVERCOME THE WORLD - Pdt. Eddy Tatimu
Yohanes 16:30-32
“Sekarang kami tahu, bahwa Engkau mengetahui segala sesuatu dan tidak perlu orang bertanya kepada-Mu. Karena itu kami percaya, bahwa Engkau datang dari Allah.” Jawab Yesus kepada mereka:”Percayakah kamu sekarang? Lihatlah, saatnya datang, bahkan sudah datang, bahwa kamu dicerai-beraikan masing-masing ke tempatnya sendiri dan kamu meninggalkan Aku seorang diri. Namun Aku tidak seorang diri, sebab Bapa menyertai Aku.”
Yesus membuat sebuah pernyataan yang sangat mengejutkan murid-murid-Nya. Mereka tidak siap mendengarkan pernyataan seperti itu, tetapi Yesus tahu bahwa para murid itu benar-benar sudah tahu siapa Dia sebenarnya mereka berkata:”Kami percaya, bahwa Engkau datang dari Allah.” Melalui pernyataan murid-murid ini Yesus lalu membuat satu stament :”....kamu akan dicerai-beraikan masing-masing ke tempatnya sendiri, dan kamu meninggalkan Aku seorang diri. Namun Aku tidak seorang diri, sebab Bapa menyertai Aku.”
Yesus akan ditangkap, disiksa dan akhirnya dibunuh, sebab itulah prosesi keselamatan yang harus dijalankan-Nya dalam rencana Penebusan yang Mulia. Tetapi rencana penebusan ini tidak termasuk menghindarkan para murid dari segala bentuk penderitaan dan tekanan kehidupan sebagai anak-anak Allah dari realitas permasalahan duniawi. Yesus memaparkannya ketika Ia berkata :”Dalam dunia kamu menderita penganiayaan.” Yohanes 16:33.
Tak lama kemudian penderitaan Salib harus Ia pikul. Bagaimana Ia bertahan terhadap siksaan seperti itu? Kehidupan-Nya melekat kuat dalam rencana Bapa-Nya, bukan dalam hal-hal duniawi. Yesus tidak kuatir dengan tuduhan palsu orang-orang. Dia pun tidak bisa jatuh oleh peradilan atau penganiayaan duniawi. Sebab “Ia telah mengalahkan dunia.”
Ketika pencobaan datang menimpa anda, tahukah anda, apakah perkataan Pribadi-Nya kepada anda? Simak ini :”Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.” – Yohanes 16:33. Amin.
Kamis, 04 Maret 2010
Renungan 4 Maret 2010
Renungan 04 Maret 2010
PENDERITAAN AKAN MEMBUAT ANDA DEWASA - Pdt. Eddy Tatimu
1 Petrus 5:9-11
“Lawanlah dia dengan iman yang teguh, sebab kamu tahu, bahwa semua saudaramu di seluruh dunia menanggung penderitaan yang sama. Dan Allah sumber segala kasih karunia, yang telah memanggil kamu dalam Kristus kepada kemuliaan-Nya yang kekal, akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan kamu, sesudah kamu menderita seketika lamanya. Ialah yang empunya kuasa sampe selama-lamanya! Amin.”
Manusia selalu berusaha sekuat tenaga untuk menghindari penderitaan, dengan berbuat sesuatu sebegitu rupa agar selalu merasa nyaman.
Menjadi pertanyaan sekarang, apakah kalau penderitaan itu dihindari orang berarti bahwa penderitaan itu tidak menguntungkan? Apakah kepedihan, kesusahan semuanya itu tak bertujuan atau tidak berarti bagi anda? Roma 8:28 “Karena Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan,” maka penderitaan pasti ada maksud positifnya.
Puji syukur kepada Tuhan, bahwa Tuhan memakai yang namanya “penderitaan” itu membawa anda lebih dekat ke hati Allah. Yang Allah kehendaki bagi anda adalah seharusnya anda bukan mencari kenikmatan atau kebahagiaan tetapi untuk mengenal Kristus dan menjadi seperti Dia. Dengan penderitaan yang Allah ijinkan terjadi , akan mempermudah membawa anda lebih dekat kepada-Nya.
Juga melalui penderitaan anda akan menerima lebih banyak kasih karunia Allah yang heran dan ajaib. Anda menganggap anda kuat, tetapi penderitaan akan mengungkapkan kelemahan-kelemahan anda. Pada saat yang demikianlah anda menemukan sumber daya Allah yang tak habis-habisnya. Ia memberi anda segala sesuatu yang anda perlukan agar anda bisa bertahan. Penderitaan tidak pernah diinginkan. Tetapi Allah yang Mahatahu menjadikan penderitaan sebagai sesuatu yang menguntungkan bagi semua orang. Amin
PENDERITAAN AKAN MEMBUAT ANDA DEWASA - Pdt. Eddy Tatimu
1 Petrus 5:9-11
“Lawanlah dia dengan iman yang teguh, sebab kamu tahu, bahwa semua saudaramu di seluruh dunia menanggung penderitaan yang sama. Dan Allah sumber segala kasih karunia, yang telah memanggil kamu dalam Kristus kepada kemuliaan-Nya yang kekal, akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan kamu, sesudah kamu menderita seketika lamanya. Ialah yang empunya kuasa sampe selama-lamanya! Amin.”
Manusia selalu berusaha sekuat tenaga untuk menghindari penderitaan, dengan berbuat sesuatu sebegitu rupa agar selalu merasa nyaman.
Menjadi pertanyaan sekarang, apakah kalau penderitaan itu dihindari orang berarti bahwa penderitaan itu tidak menguntungkan? Apakah kepedihan, kesusahan semuanya itu tak bertujuan atau tidak berarti bagi anda? Roma 8:28 “Karena Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan,” maka penderitaan pasti ada maksud positifnya.
Puji syukur kepada Tuhan, bahwa Tuhan memakai yang namanya “penderitaan” itu membawa anda lebih dekat ke hati Allah. Yang Allah kehendaki bagi anda adalah seharusnya anda bukan mencari kenikmatan atau kebahagiaan tetapi untuk mengenal Kristus dan menjadi seperti Dia. Dengan penderitaan yang Allah ijinkan terjadi , akan mempermudah membawa anda lebih dekat kepada-Nya.
Juga melalui penderitaan anda akan menerima lebih banyak kasih karunia Allah yang heran dan ajaib. Anda menganggap anda kuat, tetapi penderitaan akan mengungkapkan kelemahan-kelemahan anda. Pada saat yang demikianlah anda menemukan sumber daya Allah yang tak habis-habisnya. Ia memberi anda segala sesuatu yang anda perlukan agar anda bisa bertahan. Penderitaan tidak pernah diinginkan. Tetapi Allah yang Mahatahu menjadikan penderitaan sebagai sesuatu yang menguntungkan bagi semua orang. Amin
Rabu, 03 Maret 2010
Renungan 3 Maret 2010
Renungan 03 Maret 2010
JESUS IS THE ANSWER - Pdt. Eddy Tatimu
Ayub 42:5
“Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau.”
Adakalanya, sebuah pertanyaan “mengapa’ disaat anda berada dalam malapetaka dijawab cepat oleh Allah. Tetapi seringkali, pertanyaan “mengapa’ itu mendapat tanggapan yang lama sekali dari Allah.
Tetapi di dalam banyak kejadian, Allah tidak langsung menjawab atau memberi penjelasan untuk malapetaka yang melanda anda. Kita berada dan hidup dalam dunia yang sudah terjerumus di dalam dosa. Kita dan seluruh alam semesta ini menderita karena akibat dosa, disebabkan oleh pemberontakan manusia di Taman Eden.
Oleh sebab itu, untuk bisa keluar dari malapetaka yang sedang menimpa anda, sebaiknya anda tidak berlama-lama mempersoalkan “mengapa”, tetapi alihkan perhatian anda secepatnya kepada “siapa”, yaitu Pribadi Yesus Kristus. Dalam salah sebuah bukunya, R.C.Sproul menulis tentang situasi yang dialami Ayub:
Ayub menjerit agar Allah menjawab pertanyaannya. Ia mati-matian ingin mengetahui mengapa ia diharuskan memikul penderitaan sebegitu banyak. Akhirnya, Allah sendiri menjawabnya dari dalam angin puting beliung. Tetapi jawaban itu bukanlah yang diharapkan Ayub.
Allah menolak memberi kepada Ayub keterangan terinci mengenai alsan-alasan-Nya menimpakan prahara itu kepada Ayub. Maksud Allah yang rahasia tidak diungkapkan kepada Ayub.
Akhirnya, jawaban satu-satunya yang Allah berikan kepada Ayub adalah pengungkapan mengenai diri-Nya. Seakan Alah ingin berkata kepada-Nya, “Ayub, Akulah jawabanmu.”
Pertumbuhan rohani yang sesungguhnya dan kokoh bisa terjadi dalam keadaan yang sulit apabila anda tunduk di hadapan Allah dan mempercayakan diri anda dan masalah anda kepada-Nya tanpa menuntut suatu jalan keluar. Karena anda yakin bahwa Dialah Allah.
Fokuskanlah perhatian anda kepada Dia – Sang Juruselamat, Kristus Yesus Tuhan, Penolongmu yang setia. Amin.
JESUS IS THE ANSWER - Pdt. Eddy Tatimu
Ayub 42:5
“Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau.”
Adakalanya, sebuah pertanyaan “mengapa’ disaat anda berada dalam malapetaka dijawab cepat oleh Allah. Tetapi seringkali, pertanyaan “mengapa’ itu mendapat tanggapan yang lama sekali dari Allah.
Tetapi di dalam banyak kejadian, Allah tidak langsung menjawab atau memberi penjelasan untuk malapetaka yang melanda anda. Kita berada dan hidup dalam dunia yang sudah terjerumus di dalam dosa. Kita dan seluruh alam semesta ini menderita karena akibat dosa, disebabkan oleh pemberontakan manusia di Taman Eden.
Oleh sebab itu, untuk bisa keluar dari malapetaka yang sedang menimpa anda, sebaiknya anda tidak berlama-lama mempersoalkan “mengapa”, tetapi alihkan perhatian anda secepatnya kepada “siapa”, yaitu Pribadi Yesus Kristus. Dalam salah sebuah bukunya, R.C.Sproul menulis tentang situasi yang dialami Ayub:
Ayub menjerit agar Allah menjawab pertanyaannya. Ia mati-matian ingin mengetahui mengapa ia diharuskan memikul penderitaan sebegitu banyak. Akhirnya, Allah sendiri menjawabnya dari dalam angin puting beliung. Tetapi jawaban itu bukanlah yang diharapkan Ayub.
Allah menolak memberi kepada Ayub keterangan terinci mengenai alsan-alasan-Nya menimpakan prahara itu kepada Ayub. Maksud Allah yang rahasia tidak diungkapkan kepada Ayub.
Akhirnya, jawaban satu-satunya yang Allah berikan kepada Ayub adalah pengungkapan mengenai diri-Nya. Seakan Alah ingin berkata kepada-Nya, “Ayub, Akulah jawabanmu.”
Pertumbuhan rohani yang sesungguhnya dan kokoh bisa terjadi dalam keadaan yang sulit apabila anda tunduk di hadapan Allah dan mempercayakan diri anda dan masalah anda kepada-Nya tanpa menuntut suatu jalan keluar. Karena anda yakin bahwa Dialah Allah.
Fokuskanlah perhatian anda kepada Dia – Sang Juruselamat, Kristus Yesus Tuhan, Penolongmu yang setia. Amin.
Langganan:
Postingan (Atom)
