Renungan 11 Pebruari 2011 - Pdt. Eddy Tatimu
2 Timotius 3:16-17
“Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakukan, dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik.”
ALKITAB TANPA PENDIDIKAN FORMAL LEBIH BERHARGA DARIPADA BERPENDIDIKAN FORMAL TANPA ALKITAB
Alkitab adalah buku yang tidak akan pernah berubah selama-lamanya. Oleh sebab itu tanamlah benih yang anda ambil dari buku Allah ini maka benih itu akan bertumbuh dari generasi ke generasi.
Informasi dari yang didapat dari buku pelajaran harus selalu diperbaharui, pelajaran di kursus-kursus senantiasa berubah. Akan tetapi, kebenaran Alkitab itu mutlak. Janjinya digenapi. Tanamlah benihnya dalam hati anda mulai sekarang. Haleluyah!
Jumat, 11 Februari 2011
Kamis, 10 Februari 2011
Renungan 10 Februari 2011
Renungan 10 Pebruari 2011 - Pdt. Eddy Tatimu
2 Korintus 3:2-3
“Kamu adalah surat pujian kami yang tertulis dalam hati kami … Karena telah ternyata bahwa kamu adalah surat Kristus yang di tulis oleh pelayanan kami, ditulis bukan dengan tinta, tetapi dengan Roh dari Allah yang hidup, bukan pada loh-loh batu, melainkan pada loh-loh daging, yaitu dalam hati manusia.”
UKIRLAH NAMAMU DI HATI JANGAN DI BATU PUALAM
Sikap hidup yang menyentuh hati adalah monument yang dapat kita tinggalkan di dunia ini. Jika kita perlakukan orang lain dengan cinta kasih maka kita sudah mengukir nama kita dalam hati mereka. Amin. Puji Tuhan.
2 Korintus 3:2-3
“Kamu adalah surat pujian kami yang tertulis dalam hati kami … Karena telah ternyata bahwa kamu adalah surat Kristus yang di tulis oleh pelayanan kami, ditulis bukan dengan tinta, tetapi dengan Roh dari Allah yang hidup, bukan pada loh-loh batu, melainkan pada loh-loh daging, yaitu dalam hati manusia.”
UKIRLAH NAMAMU DI HATI JANGAN DI BATU PUALAM
Sikap hidup yang menyentuh hati adalah monument yang dapat kita tinggalkan di dunia ini. Jika kita perlakukan orang lain dengan cinta kasih maka kita sudah mengukir nama kita dalam hati mereka. Amin. Puji Tuhan.
Rabu, 09 Februari 2011
Renungan 9 Februari 2011
Renungan 9 Pebruari 2011 - Pdt. Eddy Tatimu
Matius 14:29-39
“……maka Petrus turun dari perahu dan berjalan di atas air mendapatkan Yesus. Tetapi ketika dirasanya tiupan angina, takutlah ia dan mulai tenggelam…….”
“RINTANGAN ATAU HAMBATAN” ADALAH HAL YANG MENAKUTKAN YANG KITA LIHAT SEWAKTU KITA ARAHKAN PANDANGAN MATA KITA PADA TUJUAN AKHIR
Ketika hari-hari tampak bermasalah atau hidup tampaknya berubah terlalu cepat, tetap arahkan pandangan mata hati anda pada iman dan harapan, pada kedua hal itulah segala sesuatunya tertuju dan pasti. Jangan batasi pandangan anda pada apa atau siapa yang kita tahu, tetapi kepada Dia. Allah-lah satu-satunya – dan bersama Dia yang kekal itu – itulah tujuan utama kita. Ia tidak pernah berubah dan Ia tidak akan berpindah dari tempat-Nya sebagai Raja yang mulia. Amin.
Matius 14:29-39
“……maka Petrus turun dari perahu dan berjalan di atas air mendapatkan Yesus. Tetapi ketika dirasanya tiupan angina, takutlah ia dan mulai tenggelam…….”
“RINTANGAN ATAU HAMBATAN” ADALAH HAL YANG MENAKUTKAN YANG KITA LIHAT SEWAKTU KITA ARAHKAN PANDANGAN MATA KITA PADA TUJUAN AKHIR
Ketika hari-hari tampak bermasalah atau hidup tampaknya berubah terlalu cepat, tetap arahkan pandangan mata hati anda pada iman dan harapan, pada kedua hal itulah segala sesuatunya tertuju dan pasti. Jangan batasi pandangan anda pada apa atau siapa yang kita tahu, tetapi kepada Dia. Allah-lah satu-satunya – dan bersama Dia yang kekal itu – itulah tujuan utama kita. Ia tidak pernah berubah dan Ia tidak akan berpindah dari tempat-Nya sebagai Raja yang mulia. Amin.
Selasa, 08 Februari 2011
Renungan 8 Februari 2011
Renungan 8 Pebruari 2011 - Pdt. Eddy Tatimu
Yakobus 1:22
“Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri.”
RENCANA INDAH YANG TERCETAK DI ATAS KERTAS TIDAK AKAN BERNILAI APA PUN KALAU TIDAK SEGERA DILAKSANAKAN
Anda boleh mencita-citakan sesuatu yang baik. Membuat rencana yang bagus. Tetapi jikalau anda tidak segera melaksanakan apa yang anda rindukan, maka semuanya itu hanya merupakan mimpi yang tidak pernah terwujud. Amin!
Yakobus 1:22
“Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri.”
RENCANA INDAH YANG TERCETAK DI ATAS KERTAS TIDAK AKAN BERNILAI APA PUN KALAU TIDAK SEGERA DILAKSANAKAN
Anda boleh mencita-citakan sesuatu yang baik. Membuat rencana yang bagus. Tetapi jikalau anda tidak segera melaksanakan apa yang anda rindukan, maka semuanya itu hanya merupakan mimpi yang tidak pernah terwujud. Amin!
Jumat, 04 Februari 2011
Renungan 4 Februari 2011
Renungan 4 Februari 2011 - Pdt. Eddy Tatimu
Mazmur 121:1-2
“Aku melayangkan mataku ke gunung-gunung; dari manakah akan datang pertolonganku? Pertolonganku ialah dari Tuhan, yang menjadikan langit dan bumi.”
JIKA ANDA SADAR BAHAWA PENOLONGMU ADALAH TUHAN YANG MAHA KUASA ANDA TIDAK AKAN PUTUS ASA
Tingkatkan imanmu setiap hari dan percayalah bahwa Tuhan Allahmu selalu menyertai perjalanan hidupmu. Dan apa yang engkau percaya itulah yang akan terjadi. Teguhkan hatimu. Jangan menyimpang ke kanan dan ke kiri, tetapi yakinlah dengan sungguh, bahwa Dia selalu besertamu bahkan berperang menggantikan kamu. Amin!
Mazmur 121:1-2
“Aku melayangkan mataku ke gunung-gunung; dari manakah akan datang pertolonganku? Pertolonganku ialah dari Tuhan, yang menjadikan langit dan bumi.”
JIKA ANDA SADAR BAHAWA PENOLONGMU ADALAH TUHAN YANG MAHA KUASA ANDA TIDAK AKAN PUTUS ASA
Tingkatkan imanmu setiap hari dan percayalah bahwa Tuhan Allahmu selalu menyertai perjalanan hidupmu. Dan apa yang engkau percaya itulah yang akan terjadi. Teguhkan hatimu. Jangan menyimpang ke kanan dan ke kiri, tetapi yakinlah dengan sungguh, bahwa Dia selalu besertamu bahkan berperang menggantikan kamu. Amin!
Kamis, 03 Februari 2011
Renungan 3 Februari 2011
Renungan 3 Pebruari 2011 - Pdt. Eddy Tatimu
Kejadian1:1, 25b
“ Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.”
PENGUASA YANG MAHA KUASALAH YANG MENCIPTAKAN ALAM SEMESTA INI DENGAN HANYA BERFIRMAN
Dialah yang menciptakan manusia dan memberikan hidup dan nafas kepada semua orang. Dialah yang menjadikan semua bangsa dan umat manusia untuk mendiami seluruh muka bumi dan Ia telah menentukan musim-musim bagi mereka dan batas-batas kediaman mereka – Kisah Para Rasul 17:25b-26.
Dan salah satu dari pada musim-musim itu adalah “Musim Semi”, dan Musim Semi adalah salah satu musim yang paling baik bagi kehidupan manusia, oleh karena itu, sebagai Ucapan Syukur atas datangnya Musim Semi maka ada bangsa-bangsa tertentu yang menyatakan rasa syukur dengan berbagai cara dan gaya masing-masing. Dan “batas-batas” bangsa yang merayakan “Hari Raya Musim Semi” tersebut adalah : Bangsa Tiong Kok, Bangsa Jepang dan Bangsa Korea serta seluruh keturunannya di seluruh muka bumi. Jadi merayakan Imlek (Hari Raya Musim Semi) merupakan ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, yang telah memberikan satu musim yang baik dimana orang-orang (khususnya yang hidup di negara-negara yang mengalami siklus 4 musim) dapat kembali hidup dan beraktivitas dengan normal. Di zaman dahulu, aktivitas manusia dalam perekonomian adalah Pertanian. Nah, bagi para petani ini, mereka dapat kembali bercocok tanam dengan penuh suka-ria. Olah karena itu “Mengucap syukurlah senantiasa dan dalam segala hal sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu” – Efesus 5:20; 1 Tesalonika 5:18.
Bagi yang merayakannya, saya mengucapkan : Sin Chun Kuai Le, Wan Shi Ru Yi (Selamat Hari Raya Musim Semi dan Sukses Selalu). Tuhan Memberkati kiita semua. Amin!
Kejadian1:1, 25b
“ Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.”
PENGUASA YANG MAHA KUASALAH YANG MENCIPTAKAN ALAM SEMESTA INI DENGAN HANYA BERFIRMAN
Dialah yang menciptakan manusia dan memberikan hidup dan nafas kepada semua orang. Dialah yang menjadikan semua bangsa dan umat manusia untuk mendiami seluruh muka bumi dan Ia telah menentukan musim-musim bagi mereka dan batas-batas kediaman mereka – Kisah Para Rasul 17:25b-26.
Dan salah satu dari pada musim-musim itu adalah “Musim Semi”, dan Musim Semi adalah salah satu musim yang paling baik bagi kehidupan manusia, oleh karena itu, sebagai Ucapan Syukur atas datangnya Musim Semi maka ada bangsa-bangsa tertentu yang menyatakan rasa syukur dengan berbagai cara dan gaya masing-masing. Dan “batas-batas” bangsa yang merayakan “Hari Raya Musim Semi” tersebut adalah : Bangsa Tiong Kok, Bangsa Jepang dan Bangsa Korea serta seluruh keturunannya di seluruh muka bumi. Jadi merayakan Imlek (Hari Raya Musim Semi) merupakan ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, yang telah memberikan satu musim yang baik dimana orang-orang (khususnya yang hidup di negara-negara yang mengalami siklus 4 musim) dapat kembali hidup dan beraktivitas dengan normal. Di zaman dahulu, aktivitas manusia dalam perekonomian adalah Pertanian. Nah, bagi para petani ini, mereka dapat kembali bercocok tanam dengan penuh suka-ria. Olah karena itu “Mengucap syukurlah senantiasa dan dalam segala hal sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu” – Efesus 5:20; 1 Tesalonika 5:18.
Bagi yang merayakannya, saya mengucapkan : Sin Chun Kuai Le, Wan Shi Ru Yi (Selamat Hari Raya Musim Semi dan Sukses Selalu). Tuhan Memberkati kiita semua. Amin!
Selasa, 01 Februari 2011
Renungan 1 Februari 2011
Renungan 1 Pebruari 2011 - Pdt. Eddy Tatimu
Daniel 6:4
“Daniel melebihi para pejabat tinggi dan para wakil raja itu, karena ia mempunyai roh yang luar biasa.”
SETIAP PEKERJAAN ADALAH POTRET DIRI DARI ORANG YANG MENGERJAKANNYA.
FOTOLAH PEKERJAAN ANDA DENGAN KESEMPURNAAN
Tak ada yang namanya pekerjaan sepele. Hanya orang yang menganggapnya sepelelah yang akan menjadi sepele dalam mengerjakannya. Amin!
Daniel 6:4
“Daniel melebihi para pejabat tinggi dan para wakil raja itu, karena ia mempunyai roh yang luar biasa.”
SETIAP PEKERJAAN ADALAH POTRET DIRI DARI ORANG YANG MENGERJAKANNYA.
FOTOLAH PEKERJAAN ANDA DENGAN KESEMPURNAAN
Tak ada yang namanya pekerjaan sepele. Hanya orang yang menganggapnya sepelelah yang akan menjadi sepele dalam mengerjakannya. Amin!
Langganan:
Postingan (Atom)
