Sabtu, 10 April 2010

Renungan 10 April 2010

Renungan 10 April 2010
KUASA INJIL - Pdt. Eddy Tatimu
Kolose 1:13
“Ia telah melepaskan kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kita ke dalam Kerajaan Anak-Nya yang kekasih.”

Dunia sangat mendambakan kekuasaan. Bangsa-bangsa di dunia mengembangkan teknologi di segala bidang, dengan tujuan merebut kekuasaan pada bidang masing-masing. Para pengusaha berkumpul merencanakan penyebaran kekuasaan mereka pada bidang ekonomi. Para politisi berusaha untuk memperoleh kekuasaan legislatif yang semakin meningkat. Angkatan perang bangsa-bangsa menghabiskan milyaran dolar untuk mengembangkan dan memperluas persenjataan dalam skala yang besar. Tetapi tidak pernah ada, dan tidak akan pernah ada sesuatu yang bisa menandingi kuasa yang mengherankan dari Injil. Haleluyah !
Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya – Roma 1:16. Karena Kristus telah membayar semua hukuman dosa yaitu maut. Melalui kematian dan kebangkitan-Nya dari antara orang mati, maut telah dikalahkan, sehingga Injil merupakan kuasa satu-satunya yang bisa membebaskan umat manusia dari kengerian kematian yang kekal. Hanya Injil yang dapat memindahkan anda dari kuasa maut dan kegelapan ke dalam Kerajaan Anak-Nya yang terang kekal.
Injil memiliki kuasa untuk membebaskan anda dari ikatan dosa. Dan oleh Roh Kudus yang berdiam dalam anda, kuasa Injil juga bisa mengubah perilaku anda, melepaskan anda dari cengkeraman kebiasaan dan hawa nafsu. Puji Tuhan!
Injil juga punya kuasa untuk secara luar biasa mengubah cara anda berhubungan. Bukan lagi mementingkan diri sendiri, tetapi lebih kepada memperhatikan orang lain, yaitu dengan memberi, mengasihi dan melayani tanpa pamrih. Oleh karenaya, biarkanlah anda dikuasai oleh Firman dan Roh Kudus dalam hidupmu, dari hari ke hari, sampai selama-lamanya. Amin!

Jumat, 09 April 2010

Renungan 9 April 2010

Renungan 9 April 2010
SALIB ADALAH KEKUATAN DAN HIKMAT ALLAH - Pdt. Eddy Tatimu
Kolose 1:20
“Dan oleh Dialah Ia memperdamaikan segala sesuatu dengan diri-Nya, baik yang ada di bumi, maupun yang ada di sorga, sesudah Ia mengadakan perdamaian oleh darah salib Kristus.”

Sekali lagi, salib Kristus membuat orang dunia mempertanyakan keabsahannya secara intelektual. Mereka tidak dapat menerima kebenaran tersebut, yaitu bahwa hanya melalui salib, orang berdosa dapat diselamatkan dari api neraka. Tetapi walaupun mereka begitu skeptis dan mencemoh, bagi kita inti iman Kristen adalah salib Tuhan kita Yesus Kristus.
Salib adalah salah satu kebenaran utama dari doktrin Kristen. Coba simak apa yang dikatakan oleh Rasul Paulus: “Sebabpemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan Allah. Karena ada tertulis:”Aku akan membinasakan hikmat orang-orang berhikmat dan kearifan orang-orang bijak akan Kulenyapkan.” Di manakah orang berhikmat? Di manakah ahli Taurat? Di manakah pembantah dari dunia ini? Bukankah Allah telah membuat hikmat dunia ini menjadi kebodohan? Oleh karena dunia, dalam hikmat Allah, tidak mengenal Allah oleh hikmatnya, maka Allah berkenan menyelamatkan mereka yang percaya oleh kebodohan pemberita Injil. Orang-orang Yahudi menghendaki tanda dan orang-orang Yunani mencari hikmat, tetapi kami memberitakan Kristus yang disalibkan: untuk orang-orang Yahudi suatu batu sandungan dan untuk orang-orang bukan Yahudi suatu kebodohan, tetapi untuk mereka yang dipanggil, baik orang Yahudi, maupun orang bukan Yahudi, Kristus adalah kekuatan Allah dan hikmat Allah.” 1 Korintus 1:18-24.
Salib adalah kekuatan dan hikmat Allah karena itulah cara satu-satunya umat manusia yang berdosa bisa didamaikan dengan Allah. Karena Allah menjadi manusia maka Ia bisa mati menjadi pengganti kita semua.
Melalui salib, dosa manusia dipikulkan diatas pundak Yesus. Melalui salib, kasih Allah dengan bebas diberikan kepada semua orang yang mau bertobat dan percaya kepada-Nya dan bisa menerima kehidupan yang kekal.
bertanyalah kepada dirimu sendiri, saat ini :”Apakah salib Kristus juga adalah pusat iman anda?”. Tidak ada jalan lain yang menuju kepada Allah, kecuali melalui salib. Amin!

Kamis, 08 April 2010

Renungan 8 April 2010

Renungan 8 April 2010
SALIB MENJADIKAN ANDA CIPTAAN BARU - Pdt. Eddy Tatimu
Roma 6:11
“Demikianlah hendaklah kamu memandangnya: bahwa kamu telah mati bagi dosa, tetapi kamu hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus.”

Apabila kita menyadari bahwa melalui salib manusia dibebaskan dari dosa dan bukan hanya sebuah peristiwa sejarah semata-mata, maka pandangan anda terhadap salib akan berubah total. Paulus memakai analogi dari kematian dan kebangkitan Kristus memberitahukan kita bahwa kita juga harus turut serta dalam kematian, penguburan dan kebangkitan-Nya.
“Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang kuasanya, agar jangan kita menghambakan diri lagi kepada dosa.” Roma 6:6. Kita juga disalibkan, dikubur dan dibangkitkan bersama Kristus. melalui iman dalam Yesus kita yang telah mati bagi dosa dipersatukan dengan Dia dan menjadi “ciptaan baru” – 2 Korintus 5:17.
Allah menempatkan anda di dalam Kristus di dalam kematian-Nya, pemakaman-Nya dan kebangkitan-Nya. Apa yang terjadi kepada Yesus juga terjadi di dalam diri anda. Setiap hari anda diingatkan untuk “memandang” bahwa “anda telah mati bagi dosa, tetapi kamu hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus” – Roma 6:11
Anda dapat melakukan demikian hanya apabila anda hidup dalam persatuan dengan Kristus. Kematian-Nya bagi dosa adalah kematian anda, dan hidup-Nya dengan Bapa adalah hidup anda juga. Salib adalah cara untuk menempuh kehidupan yang sama sekali baru, sekarang dan selama-lamanya. Haleluyah!

Rabu, 07 April 2010

Renungan 7 April 2010

Renungan 7 April 2010
SALIB MASIH RELEVAN BAGI SETIAP ZAMAN - Pdt. Eddy Tatimu
Ibrani 10:12
Tetapi Ia, setelah mempersembahkan hanya satu korban saja karena dosa, Ia duduk untuk selama-lamanya di sebelah kanan Allah.”

Berbicara Salib Kristus pada jaman sekarang, sepertinya tidak begitu penting bagi banyak orang pada berbagai bangsa-bangsa, terutama karena jaman peristiwa itu terjadi sudah sangat lama sekali. Banyak orang berpikir :”Bagaimana mungkin kematian seorang tukang kayu Yahudi yang di salib oleh tentara Romawi dua ribu tahun yang lalu bisa mempengaruhi kehidupan sekarang ?” Pikiran demikianlah yang mengaburkan arti salib itu sendiri.
Pada usia berapa saat kematian Kristus bukanlah hal pokok. Munurut waktu yang ditentukan Allah, Ia disalib kurang lebih di tahun 30 Masehi, tetapi Ia bisa saja meninggal pada usia berapa saja – jika Bapa menghendakinya.. Begitu pula cara Dia mati, jika Allah menghendakinya Dia bisa mati dengan cara yang lain.
Arti sebenarnya dari salib dari waktu ke waktu adalah bahwa Kristus, Anak Allah, mati di sana. Dan hanya Allah sendiri yang memenuhi syarat untuk menjadi pengganti kita di Golgota. Yang terpenting dalam hal ini adalah siapa yang dieksekusi. Dialah Allah dalam daging, Yesus sang Mesias yang merupakan korban tanpa dosa yang telah memikul dosa-dosan kita semua.
Melalui kematian dan kebangkitan Anak Tunggal Allah memungkinkan kita bersekutu dengan Bapa. Yesus harus mati, karena upah dosa adalah maut, dan Dia mati karena menanggung dosa kita semua, sebab maut adalah hukuman untuk dosa. Dan Salib masih relevan bagi setiap orang, laki-laki, perempuan, anak-anak, orang-orang dewasa, orang-orang tua pada setiap zaman karena ada Allah yang mau mati demi kita supaya kita semua bisa menerima karunia-Nya, yaitu kehidupan kekal. Amin!

Selasa, 06 April 2010

Renungan 6 April 2010

Renungan 6 April 2010
APA ARTI SALIB BAGI ANDA?-Pdt. Eddy Tatimu
Roma 5:1
“Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus.”

Penyiksaan yang sadis, kejam, daging yang bertebaran dan darah yang bercipratan serta kepedihan dan kesakitan di salib yang terjadi atas diri Kristus semua sudah diketahui oleh semua orang termasuk mereka yang tidak percaya dan penganut agama lain.
Salib, bukan hanya sekedar alat penyiksaan yang kejam, bahkan jauh lebih dalam artinya daripada sekedar lambang drama sejarah yang menyedihkan. Kepentingan salib bukan terletak pada pengalaman emosional dari mereka yang terlibat di dalamnya, tetapi di dalam realita dari apa yang Allah capai melalui kematian Anak-Nya.
Di atas salib, dosa-dosa anda diampuni. Upah dosa adalah maut. Kristus menderita dan memikul hukuman yang seharusnya kita tanggung, tetapi Dia telah menukarkan posisi tersebut sehingga dengan demikian memungkinkan Allah mengampuni semua pelanggaran kita berdasarkan pengorbanan Kristus yang mengorbankan diri-Nya untuk kita
Disalib kematian di kalahkan. Karena Kristus telah mati dan pada hari ke tiga Dia bangkit dari antara orang mati. Sehingga kematian tidak lagi berkuasa di atas mereka yang percaya kepada-Nya. Kristus telah menang atas maut. Anda juga harusnya menang atas dosa dan maut.
Ketahuilah bahwa Kristus telah mati bagi dosa-dosa anda, oleh sebab itu, datanglah kepada-Nya untuk pengampunan atas dosa-dosa anda, dan milikilah kehidupan yang kekal. Amin!

Senin, 05 April 2010

Apakah Engkau Sudah Selamat?

Apakah engkau sudah selamat?
Kisah 16:19-34


Yang sangat dibutuhkan oleh manusia hari-hari ini sesungguhnya adalah keselamatan.
Memang, dalam kehidupan ini, kita masih butuh makan, pakai, rumah tinggal, bekerja, pendidikan, kesehatan dan masih banyak lagi. Tetapi sadarkah saudara, kehidupan kita didunia ini sangat terbatas oleh usia? Berap kuat saudara dapat bertahan hidup didunia ini? 70 tahun? 90 tahun? Atau mungkin lebih? Tetapi tetap ada batasnya, sekali kelak mau atau tidak mau saudara akan meninggalkan dunia ini.

Apakah saudara juga tahu, bahwa kematian bukan berarti selesainya segala perkara? Dengan kata lain, bahwa setelah mati habis perkara? Oh tidak saudaraku! Kuburan hanya akhir dari kehidupan didunia ini, dan dibalik kuburan masih ada kehidupan yang lain, dimana kita semua akan berdiri “menghadap takhta pengadilan Kristus….” 2 Korintus 5:10, untuk mempertanggungjawabkan segala perbuatan kita didunia ini.

Siapapun manusia itu, sekali kelak akan mati, setelah itu dihakimi – Ibrani 9:27. Betapa ngerinya kalau kematian itu terjadi pada saat seseorang belum diselamatkan.

Renungkanlah sebentar pengalaman yang dialami oleh Kepala Penjara Filipi (Kisah 16:19-34). Dia menyaksikan dengan mata kepalanya sendiri, bahwa tanpa bantuan siapapun, pintu-pintu penjara terbuka dan membebaskan hamba-hamba Tuhan yaitu Paulus dan Silas yang di pasung didalam penjara yang dijaga ketat. Tetapi kuasa Allah telah melepaskan mereka dengan cara yang ajaib.

Oleh kejadian ini, menjadi takutlah kepala penjara Filipi, sehingga ia dengan gemetar tersungkur dihadapan hamba-hamba Allah ini, dan bertanya:” Apakah yang harus aku perbuat, supaya aku selamat?” Jawab mereka “Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu.” Kisah 16:30-31.

Jalan untuk memperoleh keselamatan hanya: Percaya kepada Yesus Kristus! Anak Domba Allah yang sudah disembelih untuk pengampunan dosa isi dunia ini.

Betapa mudanya untuk memperoleh keselamatan itu. Jangan keraskan hatimu! Percayalah kepada-Nya sekarang, bertobatlah dari segala dosa-dosamu, kembalilah kepada Allah dalam Yesus Kristus, sebab Allah “tidak berkenan akan kematian seseorang yang harus ditanggungnya…..” Yehezkiel 18:32.

Segala Puji dan Hormat hanya bagi Dia yang sekarang duduk disebelah kanan Allah Bapa di sorga – Yesus Kristus ! Amin.

Kamis, 01 April 2010

Renungan 1 April 2010

Renungan 1 April 2010
SALIB, ANUGERAH PENGAMPUNAN - Pdt. Eddy Tatimu
Kisah Para Rasul 26:18
“Untuk membuka mata mereka, supaya mereka berbalik dari kegelapan kepada terang dan dari kuasa Iblis kepada Allah, supaya mereka oleh iman mereka kepada-Ku memperoleh pengampunan dosa dan mendapat bagian dalam apa yang ditentukan untuk orang-orang yang dikuduskan.”

Selama ini hiasan Salib ada dimana-mana. Diatas gereja, di pintu gereja, di dinding gereja, di mimbar gereja. Di jadikan perhiasan-perhiasan: buah kalung, gelang, anting. Bros. Ada yang di rajut dikain menjadi sulaman salib, kerawang salib dan lain sebagainya. Namun sebagian orang hanya mempunyai pengetahuan yang sedikit dan kabur mengenai arti yng sebenarnya dari Salib. Ironis!
Apa sebenarnya arti Salib bagi kita? Apa yang terjadi di Salib? Apakah Salib begitu penting sehingga perlu diketahui artinya dan sebagainya?
Ada tiga musuh besar umat manusia yang dihadapi dan dikalahkan oleh Yesus Kristus Anak Allah di atas Sasib, itu adalah: Dosa, Kematian dan Iblis. Yesus mati bagi dosa kita semua, yaitu segala perbuatan yang tidak berkenan kepada Allah dan yang memisahkan kita dari hadirat Allah. Yesus telah menggantikan kita memikul dosa-dosa kita di Salib. Ia menanggung penghukuman Allah yang seharus kita tanggung. Seharusnya kita yang harus mati karena dosa-dosa kita, tetapi Dia telah menukarkan tempat dimana seharusnya kita berada, dan Dia telah mati menggantikan kita. Kemarahan Allah yang tidak mengenal kompromi terhadap dosa dengan demikian telah ditebus. Haleluyah!
Di Salib, Iblis dan semua kuasanya dikalahkan. Walaupun kuasanya masih ada, tetapi nasibnya sudah ditentukan, dan kita memiliki hak Kristus atas iblis. Kita sudah dipindahkan dari kerajaan kegelapan ke kerajaan terang, dari kuasa dosa kepada kuasa Allah. Sebab itu, jika anda memandang ke Salib, ingat, bahwa dosa anda sudah diampuni, maut sudah dikalahkan dan Iblis sudah ditaklukkan di Kalvari. Puji Tuhan! Amin.