Rabu, 14 April 2010

Renungan 14 April 2010

Renungan 14 April 2010
PERTOBATAN - Pdt. Eddy Tatimu
Roma 2:4
“Maukah engkau menganggap sepi kekayaan kemurahan-Nya, kesabaran-Nya dan kelapangan hati-Nya? Tidakkah engkau tahu, bahwa maksud kemurahan Allah ialah menuntun engkau kepada pertobatan?”

Pertobatan yang dimaksud adalah pertobatan baik secara fisik yaitu berpaling dari dosa, maupun secara rohani yaitu perubahan secara mental dan intelektual didalam cara anda memandang dosa. Dan apabila anda bertobat dari suatu dosa tertentu, anda sadar bahwa perbuatan itu adalah salah, dan oleh karena itu anda menjau dari perbuatan tersbut, yang sekarang anda trahu bahwa itu adalah dosa.
Pertobatan bukanlah sebuah tindakan emosional, sebaliknya adalah suatu tindakan kesadaran penuh. Pertobatan yang sejati datang dari penyesalan yang sungguh mengenai pelanggaran yang anda lakukan dengan sadar didalam hidup anda. Dosa telah memisahkan anda dari Allah, sementara pertobatan memulihkan hubungan anda dengan-Nya.
Pengampunan atas dosa disediakan untuk selama-lamanya oleh Yesus Kristus di Golgota. Betapa sukacitanya Allah Bapa di sorga, apabila pengorbanan Anak-Nya direspon oleh anda dengan menerima Dia sebagai Tuhan dan Juruselamat, dengan kata lain, Allah puas bahwa anda mengakui kematian-Nya yang telah menebus anda dari dosa dan maut.
Sadarlah anda bahwa tidak ada cara lain untuk hidup sebagai umat Kristen yang menang sementara anda masih hidup dalam dosa, selain anda meminta pertolongan Allah untuk membantu anda membereskan dosa-dosa anda dalam kehidupan anda. Dan untuk pemulihannya hanya melalui satu cara, yaitu PERTOBATAN ! Haleluyah!

Selasa, 13 April 2010

Renungan 13 April 2010

Renungan 13 April 2010
SALIB LAMBANG KEMERDEKAAN DARI DOSA - Pdt. Eddy Tatimu
Efesus 2:14
“Karena Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah merubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan.”

Kebebasan dan kemerdekaan sebuah bangsa diperoleh bukan dengan tidak melakukan sesuatu. Tetapi didapat melalui suatu perjuangan dan usaha yang keras.
Begitu pula dengan pembebasan anda dari hukuman dosa dan maut, juga tidak diperoleh dengan mudah dan murah. Kemerdekaan dari dosa dan keselamatan yang anda miliki saat ini nilai harganya sangat tinggi dan mahal, oleh karena dibasuh oleh darah Yesus Anak Allah yang mahal, Firman Tuhan katakan “Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan perak atau emas, melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat.” 1 Petrus 1:18-19.
Di Golgota, Yesus bergumul dan merebut anda dari dosa dengan cara mati menggantikan anda. Ia membayar harga yang sangat mahal, dengan mengorbankan diri-Nya sendiri mati di kayu salib. Inilah kasih karunia Allah yang sangat mengherankan dan mengagumkan. Tetapi, kasih karunia ini hanya bisa menjadi milik anda melalui darah sebagai tebusan yang dilunaskan Allah atas dosa-dosa anda dengan kematian yang mengerikan yang ditimpakan kepada-Nya.
Dia memikul dosa anda, Dia mati menggantikan tempat yang seharusnya anda tempati, Dia menanggung kemarahan Allah yang seharusnya anda tanggung. Sungguh pengorbanan-Nya memuaskan hati Allah dan membuka pintu kemurahan kepada siapa saja yang mau percaya kepada-Nya. Tanpa salib tidak ada keselamatan. Tidak ada yang murah mengenai keselamatan. Keselamatan adalah sebuah anugerah – yang mahal sekali. Karunia kehidupan kekal memang cuma-cuma jika anda percaya, tetapi karunia itu direbut dengan harga yang terlalu tinggi. Terimalah Dia dan hargai karunia itu. Amin.

Senin, 12 April 2010

Renungan 12 April 2010

Renungan 12 April 2010
SALIB MEMBAWA KESELAMATAN KEKAL - Pdt. Eddy Tatimu
1 Korintus 2:2
“Sebab aku telah memutuskan untuk tidak mengetahui apa-apa di antara kamu selain Yesus Kristus. Yaitu Dia yang disalibkan.”

Salib Golgota – disanalah Yesus Kristus, Anak Allah mati – merupakan sepotong alat penghukuman sekaligus menjadi alat pembebasan yang luar biasa. Dengan alat itu kita memperoleh kebebasan yang kekal.
Perlu anda ketahui, bahwa kebebasan kita tidak bisa dibeli dengan revolusi sosial atau voting suara terbanyak. Tidak! Tetapi berdasarkan belas kasihan Allah yang merelakan Anak-Nya sendiri menjadi korban pembantaian umat manusia yang menolak Dia, dan menyalibkan Dia sampai mati tergantung di atas kayu salib, dalam keadaan yang hina, dan untuk itulah anda di bebaskan dari dosa.
Kita semua dilahirkan sebagai orang berdosa, terpisah dari Allah. Dijerat, dan di kurung dalam kegelapan dosa, dirantai dan dibelenggu oleh sang penguasa dunia ini, yaitu setan jahanam. Manusia tidak dapat berbuat sesuatu untuk melepaskan dirinya, sebaliknya manusia hidup di dalamnya.
Kalau anda ingin dibebaskan dari ikat-ikatan tersebut, tidak ada jalan lain, sebab pengharapan satu-satunya hanya kepada Dia yang memiliki kuasa untuk melepaskan dan membebaskan anda. Dan Dialah Yesus Kristus Anak Allah yang sudah melakukannya bagi kita semua di atas salib. Ia menanggung semua hukuman dosa yang harus anda tanggung. Betapa ngeri hukuman dosa yang Yesus derita di atas salib. Dan hukuman itulah yang seharusnya anda tanggung jika anda tidak bertobat dan memberi dirimu diselamatkan.
Disalib, Yesus telah menebus anda dari kutuk-kutuk hukum dosa yang membawa kepada kematian kekal. Tetapi apabila anda mau menerima Dia sebagai Tuhan dan Juruselamat anda, anda akan menerima warisan kehidupan yang kekal. Secara fisik memang – siapapun akan mati, tetapi roh anda akan dihidupkan Allah. Amin!

Sabtu, 10 April 2010

Renungan 10 April 2010

Renungan 10 April 2010
KUASA INJIL - Pdt. Eddy Tatimu
Kolose 1:13
“Ia telah melepaskan kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kita ke dalam Kerajaan Anak-Nya yang kekasih.”

Dunia sangat mendambakan kekuasaan. Bangsa-bangsa di dunia mengembangkan teknologi di segala bidang, dengan tujuan merebut kekuasaan pada bidang masing-masing. Para pengusaha berkumpul merencanakan penyebaran kekuasaan mereka pada bidang ekonomi. Para politisi berusaha untuk memperoleh kekuasaan legislatif yang semakin meningkat. Angkatan perang bangsa-bangsa menghabiskan milyaran dolar untuk mengembangkan dan memperluas persenjataan dalam skala yang besar. Tetapi tidak pernah ada, dan tidak akan pernah ada sesuatu yang bisa menandingi kuasa yang mengherankan dari Injil. Haleluyah !
Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya – Roma 1:16. Karena Kristus telah membayar semua hukuman dosa yaitu maut. Melalui kematian dan kebangkitan-Nya dari antara orang mati, maut telah dikalahkan, sehingga Injil merupakan kuasa satu-satunya yang bisa membebaskan umat manusia dari kengerian kematian yang kekal. Hanya Injil yang dapat memindahkan anda dari kuasa maut dan kegelapan ke dalam Kerajaan Anak-Nya yang terang kekal.
Injil memiliki kuasa untuk membebaskan anda dari ikatan dosa. Dan oleh Roh Kudus yang berdiam dalam anda, kuasa Injil juga bisa mengubah perilaku anda, melepaskan anda dari cengkeraman kebiasaan dan hawa nafsu. Puji Tuhan!
Injil juga punya kuasa untuk secara luar biasa mengubah cara anda berhubungan. Bukan lagi mementingkan diri sendiri, tetapi lebih kepada memperhatikan orang lain, yaitu dengan memberi, mengasihi dan melayani tanpa pamrih. Oleh karenaya, biarkanlah anda dikuasai oleh Firman dan Roh Kudus dalam hidupmu, dari hari ke hari, sampai selama-lamanya. Amin!

Jumat, 09 April 2010

Renungan 9 April 2010

Renungan 9 April 2010
SALIB ADALAH KEKUATAN DAN HIKMAT ALLAH - Pdt. Eddy Tatimu
Kolose 1:20
“Dan oleh Dialah Ia memperdamaikan segala sesuatu dengan diri-Nya, baik yang ada di bumi, maupun yang ada di sorga, sesudah Ia mengadakan perdamaian oleh darah salib Kristus.”

Sekali lagi, salib Kristus membuat orang dunia mempertanyakan keabsahannya secara intelektual. Mereka tidak dapat menerima kebenaran tersebut, yaitu bahwa hanya melalui salib, orang berdosa dapat diselamatkan dari api neraka. Tetapi walaupun mereka begitu skeptis dan mencemoh, bagi kita inti iman Kristen adalah salib Tuhan kita Yesus Kristus.
Salib adalah salah satu kebenaran utama dari doktrin Kristen. Coba simak apa yang dikatakan oleh Rasul Paulus: “Sebabpemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan Allah. Karena ada tertulis:”Aku akan membinasakan hikmat orang-orang berhikmat dan kearifan orang-orang bijak akan Kulenyapkan.” Di manakah orang berhikmat? Di manakah ahli Taurat? Di manakah pembantah dari dunia ini? Bukankah Allah telah membuat hikmat dunia ini menjadi kebodohan? Oleh karena dunia, dalam hikmat Allah, tidak mengenal Allah oleh hikmatnya, maka Allah berkenan menyelamatkan mereka yang percaya oleh kebodohan pemberita Injil. Orang-orang Yahudi menghendaki tanda dan orang-orang Yunani mencari hikmat, tetapi kami memberitakan Kristus yang disalibkan: untuk orang-orang Yahudi suatu batu sandungan dan untuk orang-orang bukan Yahudi suatu kebodohan, tetapi untuk mereka yang dipanggil, baik orang Yahudi, maupun orang bukan Yahudi, Kristus adalah kekuatan Allah dan hikmat Allah.” 1 Korintus 1:18-24.
Salib adalah kekuatan dan hikmat Allah karena itulah cara satu-satunya umat manusia yang berdosa bisa didamaikan dengan Allah. Karena Allah menjadi manusia maka Ia bisa mati menjadi pengganti kita semua.
Melalui salib, dosa manusia dipikulkan diatas pundak Yesus. Melalui salib, kasih Allah dengan bebas diberikan kepada semua orang yang mau bertobat dan percaya kepada-Nya dan bisa menerima kehidupan yang kekal.
bertanyalah kepada dirimu sendiri, saat ini :”Apakah salib Kristus juga adalah pusat iman anda?”. Tidak ada jalan lain yang menuju kepada Allah, kecuali melalui salib. Amin!

Kamis, 08 April 2010

Renungan 8 April 2010

Renungan 8 April 2010
SALIB MENJADIKAN ANDA CIPTAAN BARU - Pdt. Eddy Tatimu
Roma 6:11
“Demikianlah hendaklah kamu memandangnya: bahwa kamu telah mati bagi dosa, tetapi kamu hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus.”

Apabila kita menyadari bahwa melalui salib manusia dibebaskan dari dosa dan bukan hanya sebuah peristiwa sejarah semata-mata, maka pandangan anda terhadap salib akan berubah total. Paulus memakai analogi dari kematian dan kebangkitan Kristus memberitahukan kita bahwa kita juga harus turut serta dalam kematian, penguburan dan kebangkitan-Nya.
“Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang kuasanya, agar jangan kita menghambakan diri lagi kepada dosa.” Roma 6:6. Kita juga disalibkan, dikubur dan dibangkitkan bersama Kristus. melalui iman dalam Yesus kita yang telah mati bagi dosa dipersatukan dengan Dia dan menjadi “ciptaan baru” – 2 Korintus 5:17.
Allah menempatkan anda di dalam Kristus di dalam kematian-Nya, pemakaman-Nya dan kebangkitan-Nya. Apa yang terjadi kepada Yesus juga terjadi di dalam diri anda. Setiap hari anda diingatkan untuk “memandang” bahwa “anda telah mati bagi dosa, tetapi kamu hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus” – Roma 6:11
Anda dapat melakukan demikian hanya apabila anda hidup dalam persatuan dengan Kristus. Kematian-Nya bagi dosa adalah kematian anda, dan hidup-Nya dengan Bapa adalah hidup anda juga. Salib adalah cara untuk menempuh kehidupan yang sama sekali baru, sekarang dan selama-lamanya. Haleluyah!

Rabu, 07 April 2010

Renungan 7 April 2010

Renungan 7 April 2010
SALIB MASIH RELEVAN BAGI SETIAP ZAMAN - Pdt. Eddy Tatimu
Ibrani 10:12
Tetapi Ia, setelah mempersembahkan hanya satu korban saja karena dosa, Ia duduk untuk selama-lamanya di sebelah kanan Allah.”

Berbicara Salib Kristus pada jaman sekarang, sepertinya tidak begitu penting bagi banyak orang pada berbagai bangsa-bangsa, terutama karena jaman peristiwa itu terjadi sudah sangat lama sekali. Banyak orang berpikir :”Bagaimana mungkin kematian seorang tukang kayu Yahudi yang di salib oleh tentara Romawi dua ribu tahun yang lalu bisa mempengaruhi kehidupan sekarang ?” Pikiran demikianlah yang mengaburkan arti salib itu sendiri.
Pada usia berapa saat kematian Kristus bukanlah hal pokok. Munurut waktu yang ditentukan Allah, Ia disalib kurang lebih di tahun 30 Masehi, tetapi Ia bisa saja meninggal pada usia berapa saja – jika Bapa menghendakinya.. Begitu pula cara Dia mati, jika Allah menghendakinya Dia bisa mati dengan cara yang lain.
Arti sebenarnya dari salib dari waktu ke waktu adalah bahwa Kristus, Anak Allah, mati di sana. Dan hanya Allah sendiri yang memenuhi syarat untuk menjadi pengganti kita di Golgota. Yang terpenting dalam hal ini adalah siapa yang dieksekusi. Dialah Allah dalam daging, Yesus sang Mesias yang merupakan korban tanpa dosa yang telah memikul dosa-dosan kita semua.
Melalui kematian dan kebangkitan Anak Tunggal Allah memungkinkan kita bersekutu dengan Bapa. Yesus harus mati, karena upah dosa adalah maut, dan Dia mati karena menanggung dosa kita semua, sebab maut adalah hukuman untuk dosa. Dan Salib masih relevan bagi setiap orang, laki-laki, perempuan, anak-anak, orang-orang dewasa, orang-orang tua pada setiap zaman karena ada Allah yang mau mati demi kita supaya kita semua bisa menerima karunia-Nya, yaitu kehidupan kekal. Amin!