Selasa, 09 Maret 2010

Renungan 9 Maret 2010

Renungan 09 Maret 2010
TANGGAPAN TERHADAP PENDERITAAN
Ayub 2:10 - Pdt. Eddy Tatimu
“Tetapi jawab Ayub kepadanya:”Engkau berbicara seperti perempuan gila! Apakah kita mau menerima yang baik dari Allah, tetapi tidak mau menerima yang buruk?” Dalam kesemuanya itu Ayub tidak berbuat dosa dengan bibirnya.”

Mungkin anda adalah salah satu dari orang-orang yang berpikir bahwa menjadi orang Kristen maka segala pencobaan dan penderitaan akan berlalu melewati anda, sehingga pada saat masalah itu datang menimpa anda, anda menjadi terkejut dan bingung.
Pemikiran demikian, yaitu jika kehidupan anda baik maka anda akan mendapat kekebalan terhadap kesulitan dalam kehidupan, demikian meresap dalam pemikiran kebanyakan orang percaya. Sehingga banyak orang melakukan apa saja sampai tragedi menimpa mereka, karena mereka berpikir mereka akan luput dari bencana karena mereka baik. Ini terjadi karena mungkin secara tak sadar banyak orang Kristen beranggapan bahwa mereka yang berbedikasi akan kebal terhadap bencana – seperti istri Ayub.
Keyakinan yang salah ini muncul tatkala malapetaka menimpa mereka. Lalu mereka menjadi tawar hati, dan bahkan menolak Allah. Tetapi seperti sebuah lirik lagu yang diciptakan oleh Pdt. Don Leonardo “Tak pernah Dia berjanji hidupku takan berduri, tak pernah Dia janji lautan tenang.......dst”. Tuhan mau campur tangan atau tidak itu tergantung dari kemurahan hati-Nya semata-mata – Roma 9:15-16 “Sebab Ia berfirman kepada Musa:”Aku akan menaruh belas kasihan kepada siapa Aku mau menaruh belas kasihan dan Aku akan bermurah hati kepada siapa Aku mau bermurah hati.” Jadi hal itu tidak tergantung pada kehendak orang atau usaha orang, tetapi kepada kemurahan hati Allah.”
Oleh sebab itu, kalau anda mengerti sifat dan tujuan Allah kepada kehidupan manusia, maka tanggapan anda terhadap penderitaan dan pencobaan serta dampak-dampaknya akan menajdi berbeda. Amin.

Tidak ada komentar: